Jakarta, MI - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapat perlakuan khusus dari MSCI Inc. dalam review indeks Mei 2026 akibat likuiditas saham yang dinilai sangat rendah.
Pada perdagangan Selasa (26/5/2026), saham GOTO terpantau tidak bergerak (dormant) dan stagnan di level Rp50 sejak awal Mei 2026.
Meski begitu, MSCI masih mempertahankan GOTO dalam MSCI Global Standard Indexes untuk kategori Mid Cap. Keputusan tersebut diumumkan MSCI pada 26 Mei 2026 dan akan mulai berlaku efektif pada 1 Juni 2026.
Dalam keterangannya, MSCI menyebut likuiditas saham GOTO yang sangat rendah berpotensi menimbulkan masalah replikasi indeks bagi investor.
Karena itu, MSCI memutuskan membekukan sementara seluruh perhitungan terkait bobot saham, jumlah saham beredar, dan posisi GOTO di seluruh indeks MSCI.
“Muncul potensi masalah replikabilitas akibat likuiditas GOTO yang sangat rendah,” tulis MSCI dalam pengumumannya.
Menanggapi kondisi tersebut, riset MNC Sekuritas menyebut saham GOTO tertahan di batas harga minimum Rp50 sejak 13 Mei 2026.
Menurut MNC Sekuritas, kondisi itu membuat investor institusi dan asing kesulitan melakukan transaksi secara normal di pasar.
MNC Sekuritas juga memperingatkan risiko yang lebih besar dapat muncul pada review MSCI berikutnya pada Agustus 2026.
“Jika likuiditas tidak membaik, GOTO berpotensi dikeluarkan dari indeks MSCI,” tulis riset MNC Sekuritas.

