BREAKINGNEWS

Danantara Bergerak Redam Gejolak Pasar, Janji Jaga Kepercayaan Investor di Tengah Pembentukan DSI

Danantara Bergerak Redam Gejolak Pasar, Janji Jaga Kepercayaan Investor di Tengah Pembentukan DSI
Danantara Indonesia

Jakarta, MI Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bergerak cepat menenangkan pelaku pasar setelah pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memicu tekanan besar pada saham-saham sektor tambang dan komoditas. Danantara menegaskan fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas pasar modal nasional melalui komunikasi yang solid dan kebijakan yang terukur.

Tekanan pasar muncul setelah rencana implementasi eksportir tunggal komoditas melalui DSI memunculkan kekhawatiran investor terhadap potensi kontrol harga dan pemangkasan margin produsen, terutama jika pemerintah menerapkan skema harga tetap seperti Domestic Market Obligation (DMO).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga perdagangan Selasa (26/5/2026), indeks IDX Energy tercatat menjadi sektor dengan penurunan terdalam sepanjang tahun berjalan 2026, dengan kontraksi mencapai 35,86 persen secara year to date (YtD).

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, mengakui instrumen pasar modal sangat sensitif terhadap sentimen dan fluktuasi nilai tukar mata uang. Karena itu, menurutnya, pembentukan kepercayaan pasar menjadi faktor krusial agar gejolak tidak semakin meluas.

“Sekarang kita juga harus juga membangun confidence yang ada. Nah itu dari sisi komunikasi menjadi penting, dari sisi policy juga lebih penting,” ujar Pandu dalam sebuah diskusi, dikutip Kamis (28/5/2026).

Pandu menilai koreksi pasar yang sempat terjadi setelah pengumuman DSI merupakan respons wajar dalam mekanisme pasar. Namun, ia optimistis sentimen negatif akan mereda seiring semakin jelasnya arah dan fungsi lembaga tersebut.

Untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif, Danantara disebut terus memperkuat koordinasi dengan regulator dan pemerintah. Langkah itu dilakukan agar seluruh aktivitas komersial para pelaku usaha tetap berjalan normal atau business as usual menjelang implementasi kebijakan pada 1 Juni mendatang.

Danantara juga mulai menyusun garis waktu ketat untuk operasional DSI. Fase awal eksekusi dan evaluasi ekosistem perdagangan komoditas dijadwalkan berlangsung mulai Juni hingga September 2026.

Setelah masa transisi tersebut selesai, DSI ditargetkan mulai menjalankan operasional penuh untuk aktivitas jual beli komoditas ke pasar global pada 1 Januari 2027.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Danantara Bergerak Redam Gejolak Pasar, Janji Jaga Kepercaya | Monitor Indonesia