BREAKINGNEWS

Telkom Bukukan Laba Bersih Rp4,34 Triliun di Kuartal I-2026

Telkom Bukukan Laba Bersih Rp4,34 Triliun di Kuartal I-2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat awal tahun yang cukup solid di 2026. Meski harus menghadapi kenaikan beban usaha, perusahaan telekomunikasi di bawah Danantara itu tetap berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan pada kuartal I-2026.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Jumat (29/5/2026), Telkom mengantongi pendapatan usaha sebesar Rp37,19 triliun. Angka ini naik 1,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp36,64 triliun.

Kontributor terbesar masih datang dari segmen B2C lewat Telkomsel, yang menyumbang Rp27,02 triliun atau sekitar 72,7 persen dari total pendapatan perseroan. 

Sementara itu, segmen B2B ICT mencatat pendapatan sebesar Rp3,09 triliun, disusul segmen Internasional Rp2,8 triliun dan B2B Infra Rp2,35 triliun. Segmen lain-lain ikut berkontribusi pada pendapatan sebesar Rp1,92 triliun.

Namun di balik kenaikan pendapatan tersebut, tekanan biaya membuat kinerja Telkom tidak sepenuhnya mulus. Beban usaha naik 15,5 persen, terutama dipicu lonjakan biaya operasi dan pemeliharaan yang meningkat 17,2 persen menjadi Rp6,58 triliun.

Tekanan juga datang dari pos sewa sirkit dan Customer Premise Equipment (CPE) yang melonjak 39 persen menjadi Rp1,15 triliun.

Laba usaha Telkom turun 12 persen menjadi Rp8,9 triliun. Margin laba usaha ikut menyusut dari 28 persen menjadi 24 persen.

Kondisi serupa juga terlihat pada laba bersih yang terkoreksi 21,7 persen menjadi Rp4,3 triliun. Margin laba bersih pun turun dari 15,3 persen menjadi 11,7 persen.

Meski demikian, di tengah tekanan akuntansi tersebut, Telkom justru mencatat sisi yang lebih positif pada arus kas. Arus kas dari aktivitas operasi naik 3,06 persen pada kuartal I-2026 dari Rp16,78 triliun menjadi Rp17,29 triliun. Kenaikan arus kas ini sejalan dengan pertumbuhan pada penerimaan kas dari pelanggan dan operator lain.

Telkom juga mencatat realisasi belanja modal (capex) sebesar Rp4,39 triliun pada periode Januari-Maret 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,10 triliun.

Lebih lanjut, posisi keuangan Telkom hingga 31 Maret 2026 juga semakin kuat di mana kas dan setara kas tercatat sebesar Rp37,55 triliun, naik 9,7 persen dari akhir 2025.

Dari sisi neraca, liabilitas Telkom turun 2,2 persen menjadi Rp134,14 triliun,sejalan dengan penurunan utang usaha kepada pihak ketiga dan utang jangka pendek. 

Sementara ekuitas tumbuh 2,9 persen menjadi Rp134,49 triliun. Seiring dengan perbaikan struktur permodalan tersebut, total aset Telkom tercatat naik tipis 0,8 persen menjadi Rp289,9 triliun.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Telkom Bukukan Laba Bersih Rp4,34 Triliun di Kuartal I-2026 | Monitor Indonesia