BREAKINGNEWS

BEI: Indonesia Masih Emerging Market, Belum Turun Kelas

BEI: Indonesia Masih Emerging Market, Belum Turun Kelas
Gedung PT Bursa Efek Indonesia yang terletak di Jakarta. (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan Indonesia hingga saat ini masih berstatus sebagai emerging market atau pasar berkembang. Pernyataan tersebut sekaligus membantah rumor yang beredar mengenai kemungkinan Indonesia turun kelas menjadi frontier market.

Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan informasi yang menyebut Indonesia telah diturunkan statusnya oleh MSCI tidak benar dan berpotensi menyesatkan pelaku pasar.

Menurut Jeffrey, belakangan beredar tangkapan layar yang seolah-olah menunjukkan adanya pengumuman dari MSCI terkait perubahan status Indonesia. Namun setelah ditelusuri, informasi tersebut tidak valid.

"Ada informasi yang tidak akurat beredar di pasar yang seolah-olah menunjukkan Indonesia ditempatkan dalam kategori frontier market. Setelah dicek, informasi tersebut ternyata tidak benar," ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta, seperti diberitakan Jumat (5/6/2026).

Karena itu, ia mengimbau investor untuk lebih berhati-hati dan selalu memverifikasi informasi yang beredar sebelum mengambil keputusan investasi.

Jeffrey menegaskan, BEI masih optimistis Indonesia akan tetap mempertahankan posisinya sebagai pasar berkembang. Keyakinan tersebut didukung oleh kondisi fundamental pasar modal Indonesia yang dinilai masih solid.

"Kami memiliki keyakinan yang sangat kuat bahwa Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market," katanya.

Berdasarkan dokumen MSCI Global Investable Market Indexes Methodology edisi Mei 2026, Indonesia memang masih tercatat sebagai bagian dari kelompok emerging market bersama sejumlah negara berkembang lainnya.

Status emerging market sendiri dinilai penting karena menjadi salah satu pertimbangan utama investor global dalam mengalokasikan dana investasi. Jika suatu negara turun ke kategori frontier market, potensi arus modal asing yang masuk ke pasar keuangan dapat berkurang.

Meski pasar saham domestik belakangan mengalami tekanan, BEI menilai berbagai indikator fundamental masih menunjukkan kondisi yang sehat. Oleh karena itu, bursa meminta pelaku pasar tidak mudah terpengaruh oleh rumor yang belum terverifikasi.

Dengan klarifikasi tersebut, Jeffrey berharap kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia tetap terjaga di tengah volatilitas yang masih terjadi di pasar keuangan global maupun domestik.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru

BEI: Indonesia Masih Emerging Market, Belum Turun Kelas | Monitor Indonesia