BREAKINGNEWS

AS Tahan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 7 Persen

AS Tahan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 7 Persen
Harga minyak dunia melemah 7 persen usai ketegangan AS-Iran mereda (Foto: Ist)

Jakarta, MI - Harga minyak mentah dunia terkoreksi tajam pada perdagangan Senin (27/7/2026) dengan penurunan mencapai 7 persen hingga mendekati level USD 83 per barel. Di saat yang sama, minyak Brent juga sempat merosot sekitar 7 persen ke bawah USD 90 per barel sebelum memangkas sebagian pelemahannya.

Tekanan terhadap harga minyak dipicu meredanya kekhawatiran pasar setelah Amerika Serikat menghentikan serangan terhadap Iran selama dua malam berturut-turut. Langkah tersebut dinilai mengurangi risiko terganggunya pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah yang sebelumnya memanas akibat konflik dalam beberapa pekan terakhir.

Penghentian operasi militer itu disebut mulai berlangsung sejak Jumat malam tanpa pernyataan resmi dari pemerintah AS. Di sisi lain, Iran mengklaim telah menghentikan aksi balasannya dan kini tengah menjalani pembicaraan diplomatik dengan Oman terkait keamanan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Meski ketegangan antara AS dan Iran mulai mereda, situasi di kawasan belum sepenuhnya stabil. Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran mengaku melancarkan serangan ke fasilitas yang berkaitan dengan Saudi Aramco di wilayah Jizan dan Yanbu pada akhir pekan lalu.

Sebelum terkoreksi pada awal pekan ini, harga minyak dunia sempat melonjak hampir 40 persen sepanjang bulan berjalan. Kenaikan itu dipicu gangguan pasokan yang meluas dari Selat Hormuz hingga Laut Merah.

Gejolak harga minyak dunia menjadi faktor yang terus dipantau. Sebagai negara pengimpor minyak mentah, Indonesia berpotensi terdampak fluktuasi harga minyak dunia, baik terhadap subsidi energi di APBN maupun harga BBM.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

AS Tahan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 7 Persen | Monitor Indonesia