Merauke, MI – Tragedi menimpa nelayan Indonesia di perairan Papua Nugini (PNG). Nakhoda KMN Sardi Utama 02, Rizal, tewas setelah ditembak sekelompok pria bersenjata dalam insiden yang terjadi di wilayah perairan PNG. Hingga kini, jenazah korban belum ditemukan karena diduga dibawa kabur para pelaku.
Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Badan Pengelola Perbatasan Daerah masih menunggu laporan resmi dan lengkap terkait insiden yang terjadi pada 9 Juni 2026 tersebut.
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Merauke, Rekianus Samkakai, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta perwakilan Indonesia di Papua Nugini untuk memastikan perkembangan kasus tersebut.
"Hingga saat ini kami masih menunggu laporan terkait penembakan yang menewaskan nakhoda kapal bernama Rizal," ujar Rekianus, Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan informasi sementara, setelah menembak korban, para pelaku yang datang menggunakan kapal bermotor dan membawa senjata api langsung membawa jenazah Rizal meninggalkan lokasi kejadian.
Sementara itu, tujuh anak buah kapal (ABK) yang berada di atas KMN Sardi Utama 02 berhasil selamat dan kembali ke Merauke pada 20 Juni 2026.
Rekianus menegaskan pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dengan Kedutaan Besar RI di Port Moresby dan Konsulat RI di Vanimo guna memperoleh informasi mengenai keberadaan jenazah korban sekaligus perkembangan penanganan kasus oleh otoritas Papua Nugini.
"Kami terus berkoordinasi dengan Kedubes RI di Port Moresby maupun Konsulat RI di Vanimo agar bisa mendapatkan laporan terkait keberadaan jenazah nakhoda KMN Sardi Utama 02," katanya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Papua Selatan, Taufik Latarissa, mengungkapkan penyerangan dilakukan sekitar lima orang berpakaian serba hitam dan bersenjata api. Selain menembak nakhoda, para pelaku juga merampas seluruh alat komunikasi milik awak kapal agar para korban tidak dapat meminta pertolongan.
"Para pelaku merampas seluruh alat komunikasi milik ABK, kemudian membawa mereka ke bagian belakang kapal. Setelah itu, jenazah Rizal dibawa menggunakan perahu motor mereka," ujar Taufik.**
