BREAKINGNEWS

AS Siapkan Strategi Nuklir Baru Hadapi Potensi Konflik dengan Rusia dan China

AS Siapkan Strategi Nuklir Baru Hadapi Potensi Konflik dengan Rusia dan China
AS Siapkan Strategi Nuklir Baru Hadapi Potensi Konflik dengan Rusia dan China

Washington, MI – Amerika Serikat mulai menyusun strategi baru penggunaan senjata nuklir sebagai bagian dari persiapan menghadapi potensi konflik dengan Rusia dan China. 

Pentagon mengubah pendekatan pertahanan dengan lebih menitikberatkan pada penggunaan senjata nuklir taktis jarak pendek untuk menghadapi perang regional.

Strategi tersebut disusun di bawah pengawasan Kepala Kebijakan Pentagon Elbridge Colby. Berbeda dengan doktrin sebelumnya yang mengandalkan rudal nuklir strategis jarak jauh, konsep baru ini dirancang untuk memberikan opsi respons yang lebih fleksibel jika sekutu Amerika Serikat diserang dalam konflik kawasan.

Menurut sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, Colby dijadwalkan memaparkan strategi itu dalam forum militer tertutup di Markas Komando Strategis Amerika Serikat (USSTRATCOM), Nebraska. Komando tersebut merupakan satuan yang bertanggung jawab atas seluruh kekuatan nuklir AS.

Seorang pejabat senior Departemen Pertahanan AS mengatakan strategi baru itu bertujuan memperkuat daya tangkal Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

"Pandangan kami adalah bahwa kami membutuhkan opsi nuklir yang kredibel."

Pejabat tersebut menegaskan doktrin baru tidak membatasi kewenangan Presiden Donald Trump dalam mengambil keputusan penggunaan senjata nuklir. Sebaliknya, strategi itu justru memperluas pilihan yang tersedia jika Amerika Serikat menghadapi ancaman militer dari negara-negara pesaing.

"Strategi ini memperluas ruang pilihan presiden dengan menyediakan opsi yang realistis dan kredibel, sehingga memperkuat daya tangkal."

Perubahan strategi ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran Washington terhadap kemungkinan terjadinya konflik regional yang melibatkan Rusia maupun China. Pentagon menilai kesiapan opsi nuklir taktis diperlukan untuk menjaga keseimbangan kekuatan sekaligus memperkuat perlindungan terhadap negara-negara sekutu Amerika Serikat.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

AS Siapkan Strategi Nuklir Baru Hadapi Potensi Konflik dengan Rusia dan China | Monitor Indonesia