BREAKINGNEWS

Dicokok KPK, Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tembus Rp85,6 Miliar

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026).

Dalam operasi senyap tersebut, KPK turut mengamankan dua orang lainnya yang merupakan orang kepercayaan Fadia. Penindakan ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

"Berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan," kata Budi, Selasa (3/3/2026).

KPK telah membawa Fadia Arafiq dan pihak lainnya ke Jakarta. Mereka tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 10.22 WIB untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sejauh ini, KPK masih terus mendalami perkara dan belum mengungkap secara rinci konstruksi kasus maupun pihak-pihak lain yang terlibat.

Adapun, Fadia Arafiq memulai karier politiknya pada tahun 2011 sebagai Wakil Bupati Pekalongan mendampingi Bupati Amat Antono untuk periode 2011–2016.

Pada periode 2016–2021, ia menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan. Di tahun yang sama, Fadia maju dalam Pilkada bersama H. Riswadi dan terpilih sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2024.

Ia kemudian kembali mencalonkan diri dan terpilih untuk periode 2025–2030.

Rincian Harta Kekayaan Fadia Arafiq

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Fadia Arafiq yang dilaporkan pada 30 Maret 2024. Fadia tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 85,6 miliar atau tepatnya Rp 85.623.500.000.

Dalam LHKPN, Fadia tercatat memiliki 26 aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Pekalongan, Semarang, Bogor, hingga Jakarta dengan nilai mencapai Rp 74.290.000.000. 

Selain itu, Fadia juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin berupa dua unit mobil, yakni Hyundai Minibus tahun 2013, senilai Rp 200.000.000, dan Alphard X A/T tahun 2028, senilai Rp 980.000.000.

Fadia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 3.020.000.000, kas dan setara kas Rp 10.333.500.000.

Dalam LHKPN Fadia tercatat memiliki hutang sebesar Rp 3,2 miliar, maka jika dikalkulasikan, total kekayaan Fadia mencapai Rp 85,6 miliar atau tepatnya Rp 85.623.500.000.

Topik:

Albani Wijaya

Penulis

Video Terbaru

Dicokok KPK, Kekayaan Bupati Pekalongan Tembus Rp85,6 M! | Monitor Indonesia