BREAKINGNEWS

DPR Desak Pemerintah Amankan Pasokan BBM untuk PLTU Jelang Lebaran

Yulian Gunhar
Anggota Komisi XII DPR RI, Yulian Gunhar. (Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Ketegangan geopolitik global mulai memantik kekhawatiran terhadap ketahanan energi nasional. Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Yulian Gunhar, mendesak pemerintah segera menyiapkan langkah mitigasi guna menjaga stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM), terutama yang menopang operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) menjelang Idul Fitri.

Menurut Gunhar, meningkatnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel berpotensi mengganggu jalur distribusi energi global. Kondisi tersebut harus diantisipasi lebih awal agar tidak berdampak pada pasokan listrik nasional, terutama pada periode Lebaran yang biasanya diiringi lonjakan konsumsi energi.

“Pemerintah perlu melakukan mitigasi sejak dini agar pasokan BBM tetap aman, terutama untuk mendukung distribusi batubara sebagai bahan bakar utama PLTU,” kata Gunhar, Minggu (8/3/2026).

Ia menegaskan, momentum menjelang Idul Fitri selalu diiringi peningkatan kebutuhan energi masyarakat. Karena itu, stabilitas pasokan BBM dan kelancaran distribusi batubara menuju PLTU harus dipastikan agar operasional pembangkit listrik tidak terganggu.

Gunhar juga mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai potensi gangguan distribusi energi melalui jalur laut, khususnya jika terjadi hambatan pada jalur pelayaran strategis yang menjadi lintasan utama pengiriman minyak dunia.

“Salah satu langkah antisipatif yang bisa dilakukan adalah mengalihkan sumber impor minyak mentah dan BBM dari kawasan Timur Tengah ke wilayah lain,” ujarnya.

Selain diversifikasi sumber impor, Gunhar mendorong pemerintah memperkuat cadangan BBM nasional. Saat ini stok BBM nasional diperkirakan masih aman untuk sekitar 20 hingga 23 hari ke depan, namun menurutnya angka tersebut perlu diperkuat guna mengantisipasi ketidakpastian geopolitik.

“Pemerintah harus memastikan distribusi BBM di dalam negeri tetap berjalan lancar dengan memprioritaskan pasokan ke titik-titik krusial, termasuk wilayah yang menjadi jalur distribusi batubara menuju PLTU,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, Pertamina, dan aparat keamanan untuk memastikan distribusi energi dari terminal BBM maupun pelabuhan menuju lokasi pembangkit berjalan tanpa hambatan.

“Ketahanan energi harus dijaga bersama, terutama menjelang Idul Fitri, agar operasional PLTU tetap berjalan dan pasokan listrik bagi masyarakat tetap aman,” tegasnya.

Topik:

Didin Alkindi

Penulis

Video Terbaru