BREAKINGNEWS

LIRA: Pembunuhan Ermanto Diduga Terkait Korupsi JICT

Jusuf Rizal Presiden LIRA
Jusuf Rizal Presiden LIRA. (Dok Istimewa)

Jakarta, MI – LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menilai pembunuhan aktivis pekerja pelabuhan, Ermanto Usman (65), diduga kuat berkaitan dengan upaya pembongkaran kasus korupsi di Jakarta International Container Terminal (JICT)-Pelindo di Pelabuhan Tanjung Priok.

Presiden LSM LIRA, Jusuf Rizal, mengatakan pihaknya sebelumnya berencana bertemu dengan Ermanto Usman untuk bersinergi mengungkap dugaan praktik korupsi di JICT-Pelindo yang nilainya disebut mencapai Rp4,08 triliun bahkan lebih.

“LSM LIRA menilai kasus pembunuhan ini terkait dengan upaya mau membongkar dugaan korupsi di JICT-Pelindo. Karena sejak era pemerintahan SBY-JK, kasus dugaan korupsi di JICT-Pelindo pada masa Menteri BUMN Tanri Abeng sudah mencuat,” tegas Jusuf Rizal kepada Monitorindonesia.com, Senin (9/3/2026).

Ermanto Usman merupakan mantan aktivis serikat pekerja JICT-Pelindo yang sejak lama berupaya membuka dugaan korupsi di tempat ia pernah bekerja. 

Bahkan pada 5 Oktober 2015, DPR melalui Komisi III sempat membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II yang dipimpin Masinton Pasaribu untuk mengusut persoalan tersebut. Namun prosesnya mandek seiring pergantian menteri dan presiden.

Belakangan, Ermanto kembali aktif mengungkap dugaan korupsi di JICT-Pelindo dan sempat menjalin kolaborasi dengan LSM LIRA untuk membongkar apa yang disebutnya sebagai kartel korupsi di terminal peti kemas terbesar di Indonesia itu.

Dalam berbagai kesempatan, Ermanto secara terbuka menyebut sejumlah nama yang diduga terkait, di antaranya Rini Soewandi, Erick Thohir, dan Boy Thohir.

Namun sebelum sempat menyerahkan data dugaan korupsi tersebut kepada sejumlah pejabat negara seperti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Menteri Pertahanan Syafrie Samsuddin, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, hingga Presiden Prabowo Subianto, Ermanto justru ditemukan tewas dibunuh di rumahnya pada awal Maret 2026 menjelang subuh.

Dalam peristiwa itu, istrinya juga menjadi korban dan hingga kini dilaporkan dalam kondisi kritis.

Jusuf Rizal yang juga dikenal sebagai penggiat antikorupsi dan relawan Presiden Prabowo Subianto menilai pembunuhan tersebut mencerminkan kepanikan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi.

“Perilaku para koruptor sekarang makin barbar. Menghilangkan nyawa penggiat antikorupsi menunjukkan adanya kepanikan. Ini tidak beradab dan harus diusut tuntas,” ujarnya.

Menurut Jusuf Rizal, LSM LIRA akan membentuk tim investigasi untuk membantu kepolisian mengungkap dalang di balik pembunuhan tersebut, sekaligus menindaklanjuti data awal yang dimiliki Ermanto terkait dugaan korupsi di JICT-Pelindo.

“Jangan sampai nyawa Ermanto Usman melayang sia-sia demi membantu pemberantasan korupsi yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto yang akan mengejar koruptor sampai Antartika, tapi sampai Tanjung Priok malah melempem,” kata Jusuf Rizal.

Ia juga mengajak para aktivis dan penggiat antikorupsi untuk bersatu melawan praktik korupsi yang dinilainya semakin berani dan brutal.

Topik:

Didin Alkindi

Penulis

Video Terbaru

LIRA: Pembunuhan Ermanto Diduga Terkait Korupsi JICT | Monitor Indonesia