Dunia Bereaksi! PBB Desak Pengusutan Tuntas Serangan Brutal ke Aktivis KontraS

Jakarta, MI – Sorotan internasional tertuju pada insiden penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia (HAM) Indonesia, Andrie Yunus. United Nations Human Rights Council mengecam keras tindakan kekerasan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum di Indonesia segera mengusut tuntas kasus ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Komisaris Tinggi HAM PBB, Volker Türk melalui akun resmi media sosial X milik United Nations Human Rights Office, @UNHumanRights, pada Sabtu (14/3/2026).
Dalam pernyataannya, Volker mengaku sangat prihatin atas serangan air keras yang menimpa Wakil Koordinator Urusan Eksternal di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
"Sangat prihatin atas serangan asam mengerikan terhadap Andrie Yunus," tulis akun @UNHumanRights dikutip Minggu (15/3/2026).
Volker juga menegaskan bahwa pelaku tindak kekerasan terhadap Andrie harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum, ia menilai serangan tersebut sebagai tindakan pengecut yang mengancam kebebasan sipil.
Lebih lanjut, PBB menekankan pentingnya perlindungan terhadap pembela HAM yang memiliki peran vital dalam menyuarakan kepentingan publik dan mengawasi jalannya demokrasi.
"Pembela hak asasi manusia harus dilindungi dalam pekerjaan vital mereka," tegasnya.
Kecaman dari Dewan HAM PBB menunjukkan bahwa kasus kekerasan terhadap aktivis di Indonesia mendapat perhatian dunia internasional.
Desakan agar aparat segera mengungkap pelaku diharapkan dapat menjamin rasa aman bagi para pejuang HAM dalam menjalankan tugas advokasi.
Topik:
