Korupsi Kereta Cepat segera Naik Penyidikan, KPK Jerat Siapa?

Jakarta, MI - Kasus dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) kian memanas dan berpotensi segera naik ke tahap penyidikan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), namun sinyal eskalasi perkara mulai terlihat.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa proses penyelidikan terus berjalan aktif dan sejumlah langkah pendalaman telah dilakukan oleh tim penyelidik. Tahapan ini menjadi pintu krusial sebelum KPK memutuskan menaikkan perkara ke penyidikan—fase yang menandai adanya penetapan tersangka.
“Terkait kereta cepat Whoosh, prosesnya masih di penyelidikan dan terus berprogres. Sejumlah langkah sudah dilakukan oleh penyelidik,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (5/4/2026).
Meski belum resmi naik ke penyidikan, alasan “manajemen perkara” yang disampaikan KPK dinilai tidak menutup kemungkinan bahwa perkara ini tinggal menunggu momentum. Apalagi, kasus ini telah bergulir sejak awal 2025 dan terus menjadi sorotan publik.
KPK mengakui saat ini tengah menangani banyak perkara besar, termasuk operasi tangkap tangan di berbagai daerah. Namun, kondisi tersebut justru memperkuat spekulasi bahwa kasus Whoosh hanya menunggu giliran untuk dinaikkan ke tahap berikutnya.
Di sisi lain, tekanan terhadap KPK semakin menguat setelah pernyataan Mahfud MD yang secara terbuka mengungkap dugaan adanya praktik mark up dalam proyek tersebut. Ia menyebut biaya pembangunan per kilometer versi Indonesia mencapai 52 juta dolar AS, jauh di atas hitungan pihak China yang hanya berkisar 17–18 juta dolar AS.
Selisih mencolok ini memicu dugaan kuat adanya pembengkakan anggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam skala besar.
KPK pun merespons dengan mendorong Mahfud untuk melaporkan secara resmi temuan tersebut. Menanggapi hal itu, Mahfud menyatakan kesiapannya untuk dipanggil dan memberikan keterangan.
Dengan dinamika yang terus berkembang, publik kini menanti langkah tegas KPK. Jika bukti awal dinilai cukup, bukan tidak mungkin kasus Kereta Cepat Whoosh akan segera naik ke tahap penyidikan—membuka babak baru dalam pengusutan dugaan mega korupsi proyek infrastruktur strategis nasional.
Topik:
