Bukan Sekadar Sita! Jejak Duit Sawit Haram Diburu: Rumah Mewah Istri Pejabat Bea Cukai Ikut Disikat Kejagung

Jakarta, MI - Aksi Kejaksaan Agung makin brutal membongkar skandal korupsi ekspor minyak kelapa sawit (CPO) bermodus “kamuflase limbah” POME. Setelah pabrik sawit disikat di Riau, kini giliran rumah mewah milik istri pejabat Bea Cukai ikut disita.
Rumah yang berdiri di kawasan elit Kota Malang itu diduga kuat menjadi bagian dari aliran uang haram hasil permainan dokumen ekspor sawit. Pemiliknya, Zulaikhah Alfajriyah, merupakan istri dari tersangka utama, Fadjar Donny Tjahjadi—pejabat Bea Cukai yang kini telah ditahan.
Kasus ini bukan perkara kecil. Negara disebut-sebut dirugikan hingga Rp14 triliun—angka fantastis yang mengindikasikan praktik korupsi terstruktur, masif, dan sistematis.
Penyitaan rumah tersebut menjadi sinyal keras bahwa penyidik tidak lagi bermain di permukaan. Kejaksaan Agung kini memburu seluruh jejak aset, termasuk yang disamarkan lewat nama keluarga dan pihak ketiga.
“Langkah ini untuk mempercepat penyidikan sekaligus mengamankan aset hasil korupsi,” tegas Kasi Intelijen Kejari Kota Malang, Agung Tri Radityo dikutip Selasa (5/5/2026).
Tak hanya rumah, sebelumnya penyidik telah menyapu bersih berbagai aset: pabrik kelapa sawit, lahan, kendaraan mewah, hingga dokumen penting di Riau dan Sumatera Utara. Total 11 tersangka telah dijerat, termasuk pejabat pemerintah dan aktor swasta.
Modus Kotor: CPO Disulap Jadi Limbah
Skema korupsi ini tergolong licin. Minyak kelapa sawit (CPO) diekspor dengan menyamar sebagai limbah sawit atau POME—dokumen dimanipulasi, volume dipalsukan, dan jalur ekspor diakali.
Untuk menguak praktik ini, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi kunci, mulai dari pejabat Bea Cukai hingga pihak perusahaan. Mereka didalami terkait dokumen ekspor, volume barang, hingga permainan administratif yang diduga menjadi pintu masuk korupsi.
Nama-nama dari perusahaan seperti PT Tanimas hingga PT Benua Lautan Cargo ikut terseret. Bahkan pejabat daerah di Dumai juga tak luput dari pemeriksaan, terutama terkait penerbitan dokumen Surat Keterangan Asal (SKA).
Operasi Besar: 16 Lokasi Digeledah, Mobil Mewah Disita
Dalam penggeledahan besar-besaran pada Februari lalu, penyidik menyisir 16 lokasi di Medan dan Pekanbaru. Hasilnya: 6 mobil mewah disita, termasuk Toyota Alphard dan Corolla Hybrid, plus dokumen, ponsel, hingga komputer yang diduga menyimpan jejak transaksi gelap.
“Semua aset yang disita terkait langsung dengan perusahaan dan jaringan para tersangka,” ungkap Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna.
Pesan Keras: Tak Ada Tempat Aman untuk Aset Koruptor
Kejagung kini mengirim sinyal tegas: tidak ada tempat aman bagi aset hasil korupsi—meski disembunyikan atas nama istri, keluarga, atau jaringan bisnis.
Kasus ini juga membuka tabir dugaan permainan kotor di sektor ekspor sawit—industri strategis yang seharusnya menjadi tulang punggung ekonomi, justru dijadikan ladang bancakan.
Dengan kerugian negara mencapai Rp14 triliun, publik kini menanti: siapa lagi yang akan terseret? Dan sejauh mana jaringan ini mengakar di dalam sistem?
Topik:
