BREAKINGNEWS

KPK Mulai Garap Petinggi Semen Padang, Kasus Apa?

KPK Mulai Garap Petinggi Semen Padang, Kasus Apa?
KPK RI (Foto: Dok MI/Aswan)

Jakarta, MI – Aroma busuk dugaan korupsi proyek flyover di Riau makin menyengat. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai menyeret nama-nama dari kalangan korporasi, termasuk petinggi PT Semen Padang.

Tim penyidik KPK memanggil Kepala Kantor PT Semen Padang Riau, Johan Jayadi, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus rasuah pembangunan Flyover Simpang Jalan Tuanku Tambusai–Soekarno-Hatta (SP-SKA). Selain itu, seorang pihak swasta bernama Mulyadi juga ikut digelandang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa (5/5/2026). “Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih,” ujar Budi.

Pemanggilan ini menandai babak baru: KPK tak lagi hanya mengulik birokrat dan kontraktor, tapi mulai mengendus keterlibatan pihak korporasi dalam proyek bernilai ratusan miliar tersebut.

Kasus ini sendiri telah naik ke tahap penyidikan sejak 10 Januari 2025. KPK kemudian menetapkan lima tersangka, termasuk pejabat pembuat komitmen hingga direktur perusahaan swasta yang diduga bermain kotor dalam proyek tersebut.

Modusnya terbilang klasik namun sistematis: permainan “bendera” perusahaan, rekayasa lelang, hingga kongkalikong antar pelaku proyek. GR disebut meminjam nama perusahaan PT Plato Isoiki demi meloloskan proses perencanaan dengan fee 7 persen—indikasi kuat adanya praktik persekongkolan sejak tahap awal.

Tak berhenti di situ, kerja sama operasional (KSO) antara sejumlah perusahaan juga diduga hanya menjadi kendaraan untuk mengatur pemenang proyek. Bahkan, dalam proses lelang manajemen konstruksi, ditemukan dugaan penggunaan nama pihak lain demi memenuhi syarat administrasi—praktik yang jelas melanggar aturan.

Nilai proyek yang semula ditaksir Rp159,38 miliar akhirnya dikontrak sekitar Rp146,63 miliar. Namun di balik angka itu, terselip dugaan kerugian negara yang fantastis: mencapai Rp60,8 miliar.

Masuknya nama petinggi Semen Padang dalam pemeriksaan memunculkan pertanyaan serius: apakah ini sekadar saksi, atau pintu masuk untuk menguak keterlibatan korporasi dalam bancakan proyek infrastruktur?

KPK tampaknya belum selesai. Dengan pola korupsi yang terstruktur sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, publik kini menunggu—siapa lagi yang akan terseret dalam pusaran skandal ini.

Monitorindonesia.com telah berupaya mengonfirmasi dan/atau meminta tanggapan kepada bagian Humas dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Oktaveri. Namun hingga berita ini diterbitkan, dia belum menjawab. (an)

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Video Terbaru

KPK Mulai Garap Petinggi Semen Padang, Kasus Apa? | Monitor Indonesia