BREAKINGNEWS

Krisna Murti: Sony Sanjaya Sebut Orang Kuat Berasal Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif Dalam Kasus MBG

Krisna Murti: Sony Sanjaya Sebut Orang Kuat Berasal Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif Dalam Kasus MBG
Sony Sanjaya mengenakan rompi tahanan Kejagung (Foto: Dok MI)

Jakarta, MI - Tersangka kasus dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Sony Sanjaya berjanji akan mengungkap aktor-aktor penting yang ikut bermain dalam kasus MGB. 3 lembaga negara "cawe-cawe" dalam MBG

 

Demikian disampaikan oleh pengacara Sony Sanjaya, Krisna Murti saat dihubungi oleh monitorindonesia.com, Minggu malam (7/6/2026).

 

"Klien saya bilang nothing tulus dan dia bilang bahwa dia sudah di dalam dan tidak ada yang diumpetin lagi, dia tetap akan buka semua peristiwa yang diketahuinya dan dia bukan pelaku utama. Dia akan buktikan bahwa dia bukan pelaku utama," kata Krisna Murti.

 

Yang pasti, sambung Krisna, orang kuat dan mengintervensi dirinya soal MBG sebanyak 26 orang dan berasal dari eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

 

"Dia (Sony Sanjaya) bilang ada dari eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Beliau tidak sebutkan presentasinya berapa berapa, belum mengarah. Yang disebutkan adalah orang dari 3 lembaga tadi," ungkap Krisna Murti.

 

Ditambahkan, diungkapkan Krisna, tiga lembaga tersebut bermain dalam kasus MBG disampaikan Sony Sanjaya dengan rasa sadar.

 

"Dia penuh kesadaran menyampaikannya dan dia siap menanggung semua resiko," kata Krisna.

 

Terkait surat yang ditulis oleh Sony Sanjaya kepada seseorang yang isinya adalah kado istimewa, Krisna mengatakan, kliennya tidak mengungkap secara jelas maksud dan tujuan surat tersebut.

 

"Saya tanyakan kepada klien saya, bang artinya apa surat itu. Beliau menjawab, kau tanyakan langsung  kepada yang menerima surat itu, Pak Sony mengatakan, dia menulis surat itu dan kau tanya kepada yang bersangkutan, dia akan tahu surat saya itu. Surat itu juga akan diungkap oleh klien saya di pengadilan," sebutnya.

Topik:

Zul Sikumbang

Penulis

Video Terbaru

Krisna Murti: Sony Sanjaya Sebut 3 Lembaga Negara Cawe-Cawe | Monitor Indonesia