BREAKINGNEWS

Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Tersangka baru kasus dugaan korupsi MBG, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT) Andri Mulyono (Foto: Istimewa)

Jakarta, MI - Kejaksaan Agung kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka tersebut adalah Andri Mulyono (AM), yang diketahui sebagai Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), perusahaan penyedia motor listrik Emmo yang dibeli oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Penetapan tersangka ini disampaikan setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang dinilai cukup untuk menjerat AM dalam perkara tersebut.

"Berdasarkan dua alat bukti yang cukup maka tim penyidik menetapkan saudara AM selaku Komisaris PT YAT sebagai tersangka dalam perkara penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola MBG pada BGN," kata Dirdik Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, di Kejagung, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

PT YAT diketahui menjadi salah satu penyedia motor listrik yang dibeli BGN. Dalam proses penyidikan, Kejagung menduga ada mark up harga motor listrik.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, serta Asep Yusuf Somantri (AYS) yang disebut sebagai orang dekat Sony.

Penyidik menduga ada penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG, mulai dari dugaan afiliasi para tersangka dengan yayasan pengelola SPPG hingga dugaan mark up pengadaan motor listrik, sepatu, tablet, serta televisi.

Di sisi lain, salah satu tersangka, Sony Sonjaya, mengajukan permohonan justice collaborator (JC). Ia juga menyebutkan sedikitnya 26 nama yang diduga terkait dalam perkara tersebut.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik Tersangka Kasus M | Monitor Indonesia