BREAKINGNEWS

Markas Judi Online Hayam Wuruk Berkedok Seperti Sindikat Myanmar-Kamboja

Markas Judi Online Hayam Wuruk Berkedok Seperti Sindikat Myanmar-Kamboja
Barang bukti judi yang berhasil disita.

Jakarta, MI– Fakta mengejutkan terungkap di balik penggerebekan markas judi online (judol) di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

 Bareskrim Polri mengungkap markas tersebut memiliki pola operasional yang mirip dengan pusat-pusat judi online lintas negara yang selama ini beroperasi di Myanmar dan Kamboja.

Dalam pengembangan kasus, polisi menetapkan 287 warga negara asing (WNA) sebagai tersangka. Mereka diduga menjadi bagian dari jaringan internasional yang mengendalikan aktivitas perjudian online dari Indonesia.

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin mengatakan, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari penggerebekan yang dilakukan di Plaza Tower, Hayam Wuruk, pada Mei 2026. Saat itu, sebanyak 321 WNA diamankan dari lokasi.

"Sebanyak 287 WNA dari berbagai negara telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Nunung dalam konferensi pers, Jumat (26/6/2026).

Para tersangka berasal dari berbagai negara, yakni 185 warga Vietnam, 76 warga China, 15 warga Myanmar, enam warga Thailand, tiga warga Laos, dan dua warga Malaysia. Selain itu, polisi juga menetapkan empat warga negara Indonesia (WNI) sebagai tersangka karena diduga berperan memfasilitasi sekaligus membantu operasional jaringan tersebut.

Sementara itu, 35 WNA lainnya masih menjalani pemeriksaan guna mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam sindikat tersebut.

Dalam penggerebekan itu, penyidik turut menyita ratusan barang bukti elektronik yang digunakan untuk menjalankan bisnis judi online. Barang bukti tersebut meliputi 594 unit telepon seluler, 382 laptop, 179 monitor dan komputer, 11 unit Mac Mini, serta sejumlah router dan perangkat digital lainnya.

Polisi mengungkap para pelaku memiliki tugas berbeda-beda dalam menjalankan operasional sindikat, mulai dari customer service, admin, operator teknologi informasi (IT), hingga peserta pelatihan (training) sebelum diterjunkan menjalankan aktivitas perjudian online.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Markas Judi Online Hayam Wuruk Berkedok Seperti Sindikat Mya | Monitor Indonesia