BREAKINGNEWS

Hampir 8 Bulan Kabar Pemeriksaan KPK Bergulir, Auditor BPK Yudy Ayodya Baruna Baru Membantah: Jangan Aneh-aneh

Hampir 8 Bulan Kabar Pemeriksaan KPK Bergulir, Auditor BPK Yudy Ayodya Baruna Baru Membantah: Jangan Aneh-aneh
Auditor BPK RI Yudy Ayodya Baruna membantah pernah diperiksa KPK, meski pada November 2025 KPK melalui juru bicaranya membenarkan adanya pemeriksaan terhadap pejabat BPK dalam tahap penyelidikan. Bantahan tersebut memunculkan perhatian karena berbeda dengan pemberitaan yang telah beredar luas - Gedung Merah Putih KPK (Foto: Dok MI/Aswan)

Jakarta, MI – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang pernah dikabarkan memeriksa sejumlah pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali menjadi sorotan. 

Salah satu yang menyita perhatian adalah pemeriksaan terhadap Auditor BPK RI Yudy Ayodya Baruna, yang pada saat itu dilakukan di Kantor BPK RI, bukan di Gedung Merah Putih KPK.

Berdasarkan pemberitaan yang muncul pada 20 November 2025, penyidik KPK mendatangi Kantor BPK untuk meminta keterangan Yudy Ayodya Baruna.

Pemeriksaan tersebut dilakukan ketika KPK tengah mengembangkan penyelidikan dugaan korupsi di sejumlah kementerian.

Dalam kurun waktu yang hampir bersamaan, KPK juga memeriksa Padang Pamungkas, Kepala Auditorat Keuangan Negara (AKN) IV BPK RI.

Padang diketahui menjalani pemeriksaan selama sekitar delapan jam.

Juru Bicara KPK saat itu, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap pejabat BPK. Namun, ia menegaskan perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan sehingga materi pemeriksaan belum dapat dibuka kepada publik.

"Masih di tahap lidik (penyelidikan), belum bisa disampaikan," kata Budi kepada wartawan, Kamis (20/11/2025) silam.

Informasi yang berkembang saat itu menyebut pemeriksaan terhadap para pejabat BPK diduga berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Namun, hingga kini KPK tidak pernah memberikan konfirmasi resmi mengenai konstruksi perkara maupun keterkaitan para saksi dengan dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.

Wakil Ketua KPK saat itu, Fitroh Rohcahyanto, juga enggan mengungkap materi penyelidikan.

Ia hanya memastikan bahwa setiap perkara yang telah memiliki alat bukti yang cukup akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Yang menarik, hampir delapan bulan setelah pemberitaan mengenai pemeriksaan tersebut beredar luas, Auditor BPK RI Yudy Ayodya Baruna justru membantah bahwa dirinya pernah diperiksa oleh KPK.

Bahwa, saat dikonfirmasi Monitorindonesia.com pada beberapa bulan yang lalu tidak dijawab dan pada Kamis (9/7/2026), Yudy baru memberikan jawaban singkat.

"Nggak ada. Jangan aneh-aneh," kata Yudy.

Namun, setelah redaksi mengirimkan sejumlah tautan pemberitaan dari berbagai media yang memuat informasi mengenai pemeriksaan dirinya oleh KPK pada November 2025, Yudy tidak lagi memberikan tanggapan.

Hingga berita ini diterbitkan, pesan lanjutan yang dikirimkan kepadanya belum mendapat respons.

Bantahan tersebut menjadi perhatian karena berbeda dengan informasi yang telah dipublikasikan sejumlah media pada 2025.

Saat itu, KPK melalui juru bicaranya membenarkan adanya pemeriksaan terhadap pejabat BPK, meski tidak mengungkap identitas perkara maupun materi pemeriksaan dengan alasan masih berada pada tahap penyelidikan.

Sebelumnya, KPK juga beberapa kali memanggil auditor dan pejabat BPK dalam berbagai perkara dugaan korupsi.

Salah satu nama yang kerap dipanggil adalah Syamsudin, Auditor Utama Keuangan Negara IV BPK RI.

Nama Syamsudin sempat menjadi sorotan karena dipanggil sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Namun, dalam beberapa kesempatan, Syamsudin tercatat tidak memenuhi panggilan penyidik, di antaranya pada 30 Oktober 2024, 24 April 2025, dan 4 Agustus 2025.

Rangkaian pemanggilan terhadap sejumlah auditor BPK menunjukkan bahwa penyidik KPK pernah menelusuri berbagai informasi yang berkaitan dengan proses audit dalam sejumlah perkara dugaan korupsi di kementerian.

Meski demikian, hingga kini KPK belum mengumumkan adanya tersangka maupun menjelaskan secara resmi konstruksi perkara yang melatarbelakangi pemeriksaan terhadap Yudy Ayodya Baruna maupun pejabat BPK lainnya.

Perbedaan antara bantahan Yudy dengan informasi yang pernah disampaikan KPK pada 2025 menjadi catatan tersendiri.

Untuk itu, Monitorindonesia.com masih membuka ruang bagi KPK maupun BPK apabila ingin memberikan penjelasan atau klarifikasi lebih lanjut terkait pemeriksaan tersebut demi memberikan informasi yang utuh kepada publik.

Pun, hingga berita ini dipublikasikan, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo belum menjawab konfirmasi Monitorindonesia.com soal perkembangan penyelidikan kasus ini dan bantahan dari Yudy Ayodya Baruna tersebut. (An)

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Video Terbaru

Hampir 8 Bulan Kabar Pemeriksaan KPK Bergulir, Auditor BPK Yudy Ayodya Baruna Baru Membantah: Jangan Aneh-aneh | Monitor Indonesia