BREAKINGNEWS

Gejolak Energi Global Tekan Sejumlah Negara Asia, Distribusi Minyak Terganggu

Infografis Gejolak Energi Dunia (Dok MI/Aswan)
Infografis Gejolak Energi Dunia (Dok MI/Aswan)

Infografis, MI - Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari memicu gangguan serius pada sektor energi dunia.

Aksi balasan Iran yang mengusik jalur vital seperti Selat Hormuz menyebabkan sekitar 30% distribusi minyak global terdampak, mendorong lonjakan harga energi dan tersendatnya pasokan.

Dampaknya mulai dirasakan di berbagai negara, terutama di Asia. Vietnam mengalami kenaikan harga solar hingga dua kali lipat dan pengurangan penerbangan domestik. Thailand dan Kamboja menghadapi gangguan transportasi serta antrean panjang BBM. Myanmar bahkan dilanda kelangkaan bahan bakar yang berkepanjangan.

Di Asia Selatan, Bangladesh menutup sementara sekolah dan kampus untuk menghemat energi, sementara Sri Lanka membatasi pembelian BBM. India dan Pakistan mengambil langkah pengendalian distribusi dan penguatan stok energi guna mencegah krisis yang lebih luas.

Negara maju juga terdampak. Jepang melepas cadangan minyak strategis dalam jumlah besar, sementara Korea Selatan menetapkan status darurat ekonomi. Singapura, Laos, hingga Australia turut merasakan tekanan, mulai dari kenaikan harga BBM hingga pembatasan aktivitas.

Krisis ini menegaskan tingginya ketergantungan dunia terhadap jalur distribusi energi global. Jika konflik terus berlanjut, dampaknya berpotensi meluas ke sektor ekonomi, pangan, hingga stabilitas sosial di berbagai negara.

Topik:

Adelio Pratama

Penulis

Berita Terkini

Gejolak Energi Global Tekan Sejumlah Negara Asia, Distribusi | Monitor Indonesia