Api Melahap Gedung Bapenda DKI, Pertanyaan Rp150 M Belanja Iklan Belum Padam

Infografis, MI - Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026), memicu perhatian publik karena terjadi di tengah sorotan terhadap belanja media Bapenda DKI yang nilainya hampir Rp150 miliar sepanjang 2023–2026.
Api membakar bagian gedung lantai 11 hingga 16 selama sekitar 4,5 jam, sementara Puslabfor Bareskrim Polri masih menyelidiki titik awal dan penyebab kebakaran.
Sorotan terhadap anggaran media mencakup kenaikan belanja dari Rp2,25 miliar pada 2023 menjadi Rp32,8 miliar pada 2024, Rp65,8 miliar pada 2025, dan sekitar Rp49,8 miliar pada 2026. Sejumlah paket juga dipertanyakan, antara lain produksi dan penayangan 80 artikel di 10 media senilai Rp17,8 miliar, 1.000 spot radio Rp18,4 miliar, serta 50 kali iklan televisi nasional Rp16,6 miliar.
Di tengah kebakaran tersebut, publik mempertanyakan keamanan dokumen pengadaan, kontrak, arsip, komputer, server, dan data administrasi yang berkaitan dengan belanja media.
Sekjen INDECh, Order Gultom, sebelumnya mendesak Bapenda DKI membuka data anggaran secara transparan. Hingga kini belum ada bukti yang mengaitkan kebakaran dengan persoalan belanja media, sehingga penyebab kebakaran harus dipastikan melalui penyelidikan forensik, sementara seluruh jejak pertanggungjawaban penggunaan uang publik tetap harus dapat ditelusuri.
Topik: