Istana Respons Usulan MBG jadi 5 Hari

Jakarta, MI - Presiden Prabowo Subianto belum memberikan persetujuan terkait wacana efisiensi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu opsi yang tengah dibahas adalah menjalankan program tersebut hanya selama lima hari dalam sepekan, yakni Senin hingga Jumat.
"Sedang kita kaji," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dikutip Jumat (27/03/2026).
Pemerintah saat ini memang tengah mengupayakan langkah efisiensi anggaran di berbagai program. Kebijakan itu dipertimbangkan menyusul dinamika geopolitik setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran pada awal Maret lalu.
Belakangan, pemerintah menyebut rencana penghematan anggaran yang disiapkan nilainya mencapai lebih dari Rp81 triliun. Meski demikian, hingga kini belum dijelaskan secara rinci lembaga atau pos anggaran apa saja yang terkena sasaran penghematan tersebut.
Di tengah wacana penghematan itu, pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan program MBG yang membutuhkan anggaran hingga Rp335 triliun. Sejumlah pihak pun gencar mendorong pemerintah untuk mengkaji ulang dan melakukan evaluasi terhadap program tersebut.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional juga ikut berpartisipasi dalam rencana penghematan anggaran. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengurangi waktu pelaksanaan MBG dari enam menjadi lima hari.
Menurutnya, jika skema tersebut diterapkan, potensi penghematan anggaran dapat mencapai sekitar Rp40 triliun. Namun, angka itu tidak termasuk dalam paket efisiensi Rp81 triliun yang sebelumnya telah disetujui Presiden Prabowo.
"[Pengumuman efisiensi] minggu ini. Bisa Sabtu, bisa Minggu," kata Prasetyo.
Topik:
