BREAKINGNEWS

Sahroni Minta Selebgram Woodyrman Dideportasi Usai Diduga Tewaskan WN Brunei di Blok M

Sahroni Minta Selebgram Woodyrman Dideportasi Usai Diduga Tewaskan WN Brunei di Blok M
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni

Jakarta, MI Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mendesak aparat segera mendeportasi selebgram asal Brunei Darussalam, Mohamad Irman Ali alias Woodyrman, usai diduga menganiaya sesama warga negara Brunei hingga tewas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Sahroni menilai langkah deportasi lebih tepat dilakukan lantaran pelaku maupun korban sama-sama berstatus warga negara asing (WNA). Menurutnya, proses hukum akan lebih cepat jika penanganan dilakukan langsung di negara asal pelaku.

“Sebaiknya disegerakan dideportasi biar diproses hukum di negara yang bersangkutan karena dua-duanya adalah WNA,” kata Sahroni, Jumat (29/5/2026).

Tak hanya deportasi, Sahroni juga meminta pemerintah memasukkan Woodyrman ke dalam daftar hitam agar tidak lagi bisa menginjakkan kaki di Indonesia.

Ia menegaskan tindakan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia merupakan tindak pidana berat yang tidak bisa ditoleransi.

“Langsung di-blacklist, tidak boleh masuk RI lagi yang bersangkutan alias di-ban karena melakukan pembunuhan di negara orang lain,” ujarnya.

Menurut Sahroni, jika proses hukum dilakukan di Indonesia, maka akan memakan waktu lebih panjang karena tetap membutuhkan koordinasi dengan pemerintah Brunei Darussalam.

“Iya kalau di Indonesia nanti memakan banyak waktu dan tetap harus koordinasi juga dengan negara Brunei, jadi lebih baik dideportasikan saja langsung, lebih cepat lebih baik,” katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik perkelahian maut yang terjadi di kawasan Blok M tersebut dipicu emosi dan kesalahpahaman antara tersangka dengan salah satu saksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto mengatakan korban berinisial MHF sempat membela rekannya hingga terjadi adu mulut dengan tersangka.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan diduga karena tersangka tersulut emosi,” ujar Budi.

Polisi juga mengungkap sebelum pertemuan di lokasi kejadian, korban sempat mengirim voice note bernada tantangan berkelahi kepada tersangka.

Saat bertemu, situasi disebut semakin memanas. Polisi menduga tersangka berada di bawah pengaruh alkohol ketika insiden terjadi.

Dalam kondisi emosi, Woodyrman diduga memukul kepala korban menggunakan tangan kanan yang memegang paper bag berisi botol minuman. Korban langsung terjatuh dan dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun nyawa korban akhirnya tidak tertolong. Polisi kemudian bergerak menangkap tersangka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Sahroni Minta Selebgram Woodyrman Dideportasi Usai Diduga Te | Monitor Indonesia