BREAKINGNEWS

PT PP Selesaikan Pembangunan 69 SPPG di 15 Provinsi Dalam Waktu 37 Hari

PT PP Selesaikan Pembangunan 69 SPPG di 15 Provinsi Dalam Waktu 37 Hari
PT PP menyelesaikan 69 SPPG di 15 provinsi selama 37 hari. Foto: PP/MI

Jakarta, MI – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan 69 Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia dalam waktu 37 hari kalender dengan nilai kontrak sebesar Rp507,80 miliar.

 

Pembangunan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis nasional dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

 

Di balik pelaksanaan program tersebut, SPPG menjadi infrastruktur pendukung yang berperan penting namun tidak banyak diketahui publik. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat produksi makanan bergizi yang

dirancang dengan standar higienitas, keamanan, dan operasional yang ketat.

 

Lebih dari sekadar bangunan dapur umum, SPPG dirancang sebagai infrastruktur layanan gizi yang mengedepankan aspek keamanan pangan, keselamatan operasional, serta keberlanjutan lingkungan.

 

Didalamnya terdapat berbagai spesifikasi teknis yang memastikan proses produksi makanan dapat berjalan

aman, higienis, dan efisien.

 

Selain itu, PTPP juga menerapkan sistem dashboard monitoring digitalyang memungkinkan pemantauan progres pekerjaan secara real-time, mulai dari perkembangan konstruksi, distribusi material, hingga aktivitas lapangan di seluruh lokasi proyek.

 

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa pembangunan SPPG tidak hanya berfokus pada kecepatan penyelesaian, tetapi juga pada kualitas dan fungsi jangka panjang fasilitas.

 

“Di balik penyediaan makanan bergizi untuk masyarakat, SPPG berperan sebagai fasilitas penting yang memastikan proses produksi berjalan aman dan higienis. PTPP berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya cepat dibangun, tetapi juga memenuhi standar kualitas, keamanan, dan keberlanjutan,”

ujar Joko Raharjo, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

 

Keberhasilan penyelesaian 69 titik SPPG di 15 provinsi ini menjadi bagian dari kontribusi PTPP dalam mendukung program strategis nasional melalui pembangunan infrastruktur yang tidak hanya tepat waktu,

tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

 

Ke depan, PTPP akan terus menghadirkan solusi konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui infrastruktur yang aman, sehat, dan berdaya guna.

 

Berikut delapan keunggulan SPPG karya PTPP

 

1. Pengelolaan Limbah yang Ramah Lingkungan

 

SPPG dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang mampu mengolah limbah dapur hingga memenuhi standar aman sebelum dialirkan ke saluran kota, sehingga tetap menjaga kualitas lingkungan

sekitar.

 

2. Material Food Grade pada Area Produksi

 

Area pengolahan makanan menggunakan stainless steel SUS 304 food grade yang umum digunakan dalam industri makanan karena higienis, tahan korosi, dan mudah dibersihkan.

 

3. Sistem Keamanan Gas Berlapis

 

Instalasi gas dirancang dengan sistem pengamanan tambahan untuk meminimalkan risiko kebocoran dan memastikan operasional dapur berjalan aman.

 

4. Deteksi Gas Otomatis untuk Keselamatan

 

Setiap unit kompor dilengkapi gas detector yang dapat memberikan alarm secara otomatis apabila terdeteksi kebocoran gas.

 

5. Material Tahan Api dan Lembap di Area Dapur

 

Plafon menggunakan gypsum fire resistant dan moisture resistant TKA 2 untuk menghadapi kondisi ruang produksi dengan suhu dan kelembapan tinggi.

 

6. Sistem Air Bersih Berstandar Food Grade

 

Instalasi air bersih menggunakan pipa PPR food grade yang menjaga kualitas air tetap aman untuk kebutuhan produksi makanan.

 

7. Perlindungan Struktur Bangunan terhadap Api

 

Dinding bangunan menggunakan sandwich panel fire retardant class 1 yang dirancang untuk

memperlambat penyebaran api dan meningkatkan aspek keselamatan bangunan.

 

8. Konstruksi Modular untuk Efisiensi Waktu

 

Seluruh SPPG dibangun menggunakan metode konstruksi modular yang memungkinkan percepatan pembangunan di berbagai lokasi tanpa mengorbankan kualitas hasil akhir.

Topik:

Zul Sikumbang

Penulis

Video Terbaru

PT PP Selesaikan Pembangunan 69 SPPG di 15 Provinsi | Monitor Indonesia