BREAKINGNEWS

Prabowo Bantah Demokrasi Indonesia Mundur, Tegaskan Tetap Berpegang pada Keterbukaan

Prabowo Bantah Demokrasi Indonesia Mundur, Tegaskan Tetap Berpegang pada Keterbukaan
Presiden Prabowo Subianto

Jakarta, MI— Presiden Prabowo Subianto menepis anggapan bahwa demokrasi Indonesia mengalami kemunduran di bawah pemerintahannya. Ia menegaskan tetap berkomitmen pada prinsip demokrasi, keterbukaan publik, dan kebebasan media.

Dalam wawancara dengan media Prancis, The Atlantico, Prabowo menyatakan dirinya terbuka terhadap kritik dan keterlibatan dengan media. Bahkan, ia mengaku pernah menjalani wawancara tanpa naskah selama empat jam, bukan hanya sekali, melainkan dua kali.

"Saya menerima keterlibatan dengan media. Saya mungkin presiden Indonesia pertama yang duduk untuk wawancara tanpa naskah selama empat jam, bukan sekali, tetapi dua kali," ujar Prabowo.

Prabowo menilai sejumlah pemberitaan internasional tentang pemerintahannya kerap dibangun dari informasi yang bias dan tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya di Indonesia.

Menurutnya, terdapat sejumlah tindakan dari pihak-pihak yang tidak sejalan dengan pemerintah yang turut membentuk persepsi negatif terhadap kepemimpinannya di mata dunia.

"Beberapa kesalahan telah dibuat oleh individu-individu yang tidak sejalan dengan saya, dan itu berkontribusi membentuk persepsi yang tidak adil tentang Indonesia di bawah kepemimpinan saya," katanya.

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa tantangan tersebut menjadi bagian dari tugas yang harus dihadapinya sebagai kepala negara.

Prabowo juga menjelaskan alasan pelibatan TNI dan Polri dalam berbagai program pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menjawab tuntutan masyarakat yang menginginkan hasil kerja pemerintah secara cepat dan nyata.

Ia mencontohkan keterlibatan aparat dalam penanganan dampak bencana, pembangunan jembatan, hingga penguatan ketahanan pangan nasional.

"Rakyat saya mengharapkan hasil dan mereka menginginkannya dengan cepat. Karena itu saya meminta Polisi dan Angkatan Bersenjata membantu memberikan hasil tersebut," tegasnya.

Prabowo menegaskan bahwa demokrasi tetap menjadi sistem terbaik bagi Indonesia meskipun tidak sempurna. Ia menilai seluruh perjalanan politiknya selama ini merupakan bukti komitmen terhadap mekanisme demokrasi.

"Saya percaya pada demokrasi. Demokrasi memang tidak sempurna, tetapi itu adalah sistem terbaik di antara semua alternatif yang ada. Karena itulah saya mengikuti proses demokrasi," ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut menjadi respons atas berbagai kritik yang menyoroti kondisi demokrasi Indonesia serta meningkatnya peran aparat dalam sejumlah program strategis pemerintah.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Prabowo Bantah Demokrasi Indonesia Mundur, Tegaskan Tetap Be | Monitor Indonesia