BREAKINGNEWS

Profil Fithri Hadi, Eks Petinggi BEI dan OJK yang Jadi Tersangka Kasus Fraud DSI

Profil Fithri Hadi, Eks Petinggi BEI dan OJK yang Jadi Tersangka Kasus Fraud DSI
Fithri Hadi, founder sekaligus advisor PT Dana Syariah Indonesia (Foto: Tangkapan Layar)

Jakarta, MI - Fithri Hadi, founder sekaligus advisor PT Dana Syariah Indonesia, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan atau fraud senilai Rp2,4 triliun.

Dengan penetapan ini, Fithri menjadi tersangka kelima yang diumumkan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri dalam perkara tersebut.

Diketahui, PT Dana Syariah Indonesia bergerak di sektor pembiayaan berbasis syariah.

Pada 8 Juni 2026, penyidik Bareskrim Polri menetapkan Fithri Hadi sebagai tersangka. Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil gelar perkara, dengan dugaan bahwa Fithri melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dalam jabatan dengan membuat pencatatan laporan palsu dalam pembukuan atau laporan keuangan tanpa didukung dokumen yang sah.

Selain itu, ia diduga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas penyaluran pendanaan dari masyarakat yang dilakukan PT DSI dengan menggunakan proyek fiktif dari data atau informasi Borrower Existing yang terjadi pada periode Tahun 2018 sampai dengan 2025.

"Penetapan Tersangka FH (Fithri Hadi) merupakan hasil pengembangan dari penyidikan yang dilakukan terhadap para tersangka sebelumnya yaitu TA (Dirut PT DSI), ARL (Komisaris PT DSI), MY (Eks Direktur PT DSI) dan AS (Eks Direktur PT DSI),” ujar Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak dalam keterangannya di Jakarta Rabu (10/6/2026).

Untuk kebutuhan penyidikan, Fithri Hadi telah diajukan pencegahan bepergian ke luar negeri oleh Ditjen Imigrasi Kemenimipas RI selama 20 hari, terhitung mulai 8 Juni 2026 hingga 27 Juni 2026.

Profil Fithri Hadi

Fithri Hadi merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1994 dari jurusan Teknologi Informatika. Ia kemudian melanjutkan pendidikan dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari IPMI Business School pada 2007.

Setelah menyelesaikan studinya di ITB, Fithri memulai karier di sektor swasta sebagai IT Programmer di PT Caltex Pacific Indonesia, yang merupakan anak usaha Chevron. Namun, setelah dua tahun bekerja, ia beralih ke sektor pasar modal dan bergabung dengan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Di BEI, Fithri menjalani karier cukup panjang, hampir 11 tahun, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala IT dan Outsourcing.

Kariernya kemudian berlanjut di sejumlah perusahaan sekuritas, di antaranya Trimegah Sekuritas, Panca Global Securities, dan DBS Vickers Securities. Hingga akhirnya ia menjabat sebagai CEO PT ICAMEL anak usaha dari Bursa Efek Indonesia.

Pada Desember 2014, Fithri Hadi mulai bergabung dengan OJK. Kariernya di lembaga tersebut terbilang berkembang pesat hingga pada 2017 ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Grup Inovasi Digital Keuangan OJK.

Setelah itu, ia kembali ke Bursa Efek Indonesia dan menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI untuk periode 2018-2021.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Profil Fithri Hadi, Eks Petinggi BEI dan OJK yang Jadi Tersa | Monitor Indonesia