Jakarta, MI – TNI Angkatan Laut mempercepat persiapan Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung sebagai salah satu pangkalan utama bagi kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi.
Seluruh infrastruktur pendukung ditargetkan rampung sebelum kapal buatan Italia itu tiba di Indonesia menjelang peringatan HUT ke-81 TNI pada Oktober 2026.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, Lanal Lampung dipilih karena memiliki posisi strategis untuk mendukung operasional kapal induk tersebut.
"Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar dari Garibaldi," kata Tunggul dalam konferensi pers di Mabes TNI AL, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, TNI AL kini tengah membangun dan melengkapi berbagai fasilitas di pangkalan agar siap mendukung seluruh kebutuhan operasional kapal induk.
"Seluruh fasilitas itu akan selesai dibangun sebelum kapal induk Garibaldi datang ke Indonesia sebelum Hari Jadi TNI pada Oktober 2026," ujarnya.
Selain Lampung, TNI AL juga menyiapkan sejumlah pangkalan lain untuk mendukung pengoperasian kapal induk pertama milik Indonesia tersebut.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan, selain personel, kesiapan infrastruktur menjadi fokus utama sebelum kapal resmi beroperasi.
"Untuk personel sudah disiapkan dan nanti akan segera dikirim ke Italia. Kemudian pangkalan mungkin nanti kita siapkan juga di beberapa tempat di Indonesia ini," ujar Muhammad Ali.
Ia menambahkan, pembangunan pangkalan merupakan bagian dari strategi memperkuat kesiapan operasional armada laut Indonesia. Namun, lokasi pangkalan lainnya masih dalam tahap pembahasan dan akan diumumkan setelah proses koordinasi selesai.
Saat ini, TNI AL masih menunggu koordinasi lanjutan dari Kementerian Pertahanan yang berhubungan langsung dengan galangan kapal Italia, Fincantieri, terkait proses pengadaan Giuseppe Garibaldi.
TNI AL berharap kapal induk tersebut sudah dapat bersandar di Indonesia sebelum perayaan HUT TNI pada Oktober mendatang.
Giuseppe Garibaldi nantinya akan melengkapi modernisasi armada laut Indonesia bersama dua kapal perang terbaru TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, yang juga diproduksi oleh Fincantieri.
Kapal induk sepanjang 180,2 meter itu mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam. Garibaldi juga dilengkapi berbagai sistem persenjataan modern, mulai dari radar jamming, peluncur rudal antipesawat, meriam Oto Melara 40L70 DARDO, tabung torpedo 324 milimeter, hingga rudal antikapal Otomat Mk 2 SSM.
Dengan percepatan pembangunan pangkalan dan kesiapan personel, TNI AL menargetkan kehadiran Giuseppe Garibaldi menjadi tonggak baru penguatan kekuatan laut Indonesia sekaligus meningkatkan kemampuan proyeksi pertahanan maritim nasional.**
