BREAKINGNEWS

Sekolah Rakyat DKI Jakarta Garapan Hutama Karya Fungsional di Hari Pertama MPLS 2026

Sekolah Rakyat DKI Jakarta Garapan Hutama Karya Fungsional di Hari Pertama MPLS 2026
Hari pertama di Sekolah Rakyat Cilandak, Jakarta. Sekolah Rakyat di Cilandak dibangun oleh Hutama Karya

Jakarta, MI – Kawasan Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta di Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan, yang dibangun PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) resmi memasuki tahap pemanfaatan seiring dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 gelombang pertama. Hingga Senin (13/7), sebanyak 240 siswa telah bergabung dan menempati kawasan. Hal ini menandai transisi Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta dari kawasan konstruksi menjadi ruang kehidupan, tepat sesuai jadwal nasional yang ditetapkan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

SR DKI Jakarta termasuk dalam barisan 19 SR permanen gelombang pertama yang memulai MPLS pada (14/7), sebagaimana ditetapkan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Gus Ipul menegaskan, pelaksanaan MPLS secara bertahap merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah atas kesiapan sarana sebelum anak-anak datang. "Kami tidak ingin anak-anak datang ke tempat yang sarananya belum benar-benar siap. Setiap titik harus aman dan nyaman sebelum kami menyambut mereka," kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (13/7).

Menjawab standar tersebut, empat bangunan utama di kawasan Cilandak kini berstatus layak huni dan langsung difungsikan, meliputi gedung sekolah lantai 1 dan 2, asrama SD putri, asrama SMP/SMA putri, serta gedung serbaguna yang pada tahap awal dioptimalkan sebagai kantin sekaligus penunjang keasramaan. Secara keseluruhan, pembangunan kawasan kini nyaris paripurna dan tengah memasuki penyempurnaan detail akhir, dengan seluruh utilitas dasar seperti air bersih, kelistrikan, dan sanitasi telah beroperasi secara penuh.

Denyut kehidupan pertama kawasan ditandai prosesi makan malam perdana siswa-siswi baru di gedung serbaguna pada Senin malam, disusul rangkaian aktivitas pengenalan lingkungan yang mulai berlangsung di aula. Pada tahap awal ini, para siswa menempati asrama SMP/SMA putri yang telah tuntas berikut seluruh fasilitas pendukungnya.

Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa momen ini menjadi penanda bergesernya fase proyek dari pembangunan fisik menuju pemanfaatan. "Awal Juli lalu kami menyampaikan komitmen bahwa bangunan ini harus mampu menjadi rumah kedua yang layak bagi anak-anak. Hari ini, rumah kedua itu resmi berpenghuni. Bagi kami, tugas konstruksi tidak selesai ketika beton mengering, melainkan ketika anak-anak dapat belajar, makan, dan beristirahat dengan aman di dalamnya," ujarnya.

Pola penyiapan bertahap ini sejalan dengan desain multi-entry, multi-exit SR, di mana setiap fasilitas difungsikan segera setelah dinyatakan aman dan layak huni, tanpa menunggu keseluruhan kawasan tuntas.

Selama MPLS berlangsung, Hutama Karya menempatkan tim teknis yang bersiaga penuh di kawasan guna memastirkan seluruh fasilitas beroperasi optimal. Penyelesaian akhir pada zona yang belum difungsikan tetap berjalan dengan pemisahan area kerja yang ketat, sehingga aktivitas siswa dan pekerjaan konstruksi tidak saling bersinggungan.

"Keberhasilan proyek ini pada akhirnya diukur dari hal-hal yang dirasakan langsung oleh anak-anak: tidur nyenyak di asrama yang aman, makan di kantin yang bersih, dan belajar di ruang kelas yang terang. Ketika kelak ratusan anak ini menyebut Sekolah Rakyat sebagai rumah keduanya, di situlah kerja kami menemukan maknanya," tutup Hamdani.

Dengan fungsionalnya SR DKI Jakarta pada gelombang pertama MPLS, Hutama Karya menuntaskan babak pembangunan fisik sekaligus membuka babak baru kawasan ini sebagai ruang belajar dan tumbuh kembang anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kehadiran kawasan ini menjadi bagian dari ikhtiar besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memutus rantai kemiskinan struktural melalui akses pendidikan yang layak dan inklusif, sejalan dengan Asta Cita, dan Hutama Karya memastikan perannya hadir hingga kehidupan sekolah benar-benar berjalan.

Topik:

Zul Sikumbang

Penulis

Video Terbaru

Sekolah Rakyat DKI Jakarta Garapan Hutama Karya Fungsional di Hari Pertama MPLS 2026 | Monitor Indonesia