BREAKINGNEWS

Efisiensi Anggaran MBG 2027 Masih Dalam Pembahasan

Efisiensi Anggaran MBG 2027 Masih Dalam Pembahasan
Makan Bergizi Gratis (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mengalami efisiensi pada Tahun Anggaran 2027. Namun, pemerintah hingga kini masih menggodok skema maupun besaran penghematan yang akan diterapkan.

Wakil Kepala BGN Trenggono mengatakan pembahasan efisiensi anggaran 2027 belum dilakukan bersama Komisi IX DPR RI. Dalam rapat dengar pendapat yang digelar Jumat (17/7/2026), pembahasan masih difokuskan pada pelaksanaan anggaran 2025 dan penyesuaian anggaran 2026.

"Jelas [anggaran] itu akan diefisiensikan. Yang nanti, yang jelas akan disampaikan lebih lanjut," ujar Trenggono usai rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Ia menambahkan, proses refocusing anggaran 2026 sebelumnya telah dipaparkan oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, sedangkan rancangan efisiensi untuk 2027 masih terus dimatangkan.

"Kita tadi hanya membahas 2025 dulu. Kalau 2026 kan refocusing-nya sudah disampaikan oleh Bu Sari ya," katanya.

Meski memastikan efisiensi akan dilakukan, Trenggono belum mengungkapkan besaran penghematan maupun pos anggaran yang akan dipangkas.

Ia juga belum mau mengonfirmasi kabar yang menyebut anggaran MBG akan turun menjadi Rp174 triliun. Menurutnya, angka tersebut sama sekali tidak dibahas dalam rapat bersama Komisi IX DPR.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menilai ruang efisiensi anggaran Program MBG masih cukup besar. Dari pagu anggaran MBG sebesar Rp268 triliun pada 2026, Banggar memperkirakan penghematan dapat mencapai Rp68 triliun secara moderat, bahkan hingga Rp80 triliun apabila efisiensi dilakukan secara maksimal.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan simulasi tersebut merupakan hasil perhitungan internal DPR dan hingga kini belum menjadi keputusan final.

"Banggar berpendapat, kalau hitung-hitungan Banggar, sebenarnya dari Rp268 itu [efisiensi] moderat Rp68 triliun. Kalau mau efisien betul, sekitar Rp80 triliun, kita tunggu saja," jelas Said di Kompleks Parlemen, Selasa (7/7/2026).

Meski demikian, Said menegaskan besaran efisiensi anggaran MBG masih menunggu keputusan pemerintah setelah seluruh pembahasan selesai.

Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya telah memangkas pagu anggaran Program Makan Bergizi Gratis dalam APBN 2026 dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.

Sementara itu, realisasi belanja program tersebut terus meningkat. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, hingga akhir Mei 2026 penyerapan anggaran MBG telah mencapai Rp88,15 triliun, naik 17,53% dibandingkan realisasi pada April 2026 yang sebesar Rp75 triliun.

Dana tersebut telah digunakan untuk menjangkau 63,13 juta penerima manfaat, terdiri atas sekitar 48,9 juta siswa dan 14,3 juta penerima non-siswa, meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

Efisiensi Anggaran MBG 2027 Masih Dalam Pembahasan | Monitor Indonesia