Jakarta, MI – Presiden Prabowo Subianto menunjuk keponakannya, Sudaryono, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Penunjukan itu disebut bukan semata faktor kedekatan keluarga, melainkan didasarkan pada keterlibatan Sudaryono sejak awal dalam merancang Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, BGN merupakan lembaga strategis yang memegang peran sentral dalam pelaksanaan MBG sehingga kepemimpinannya tidak boleh mengalami kekosongan.
"Tentu dengan berbagai dasar dan pertimbangan bahwa selama ini beliau sejak awal mengikuti konsep dari dilahirkannya program Makan Bergizi Gratis ini," kata Prasetyo Hadi.
Menurut Prasetyo, Sudaryono bukan sosok yang baru mengenal program MBG. Sejak tahap perencanaan, ia aktif terlibat dalam pembahasan, penyusunan konsep, hingga merancang skema teknis pelaksanaan program yang kini menjadi prioritas nasional tersebut.
"Beliau juga sejak awal mengikuti dan bersama-sama dengan kami semua berdiskusi, menggagas, dan mengonsep bagaimana teknis pelaksanaan Makan Bergizi Gratis ini," ujarnya.
Selain memahami konsep MBG, pengalaman Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian juga dinilai menjadi nilai tambah. Posisinya di Kementerian Pertanian membuatnya terlibat langsung dalam penguatan rantai pasok pangan yang menjadi fondasi utama keberhasilan program MBG.
Prasetyo menjelaskan, penyediaan bahan baku makanan bergizi tidak bisa dipisahkan dari sektor pertanian, sehingga pengalaman Sudaryono dianggap relevan untuk memimpin BGN.
"Memberikan Makan Bergizi Gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian karena sumber-sumber bahan baku dan bahan pangan untuk program ini memang ditopang oleh ekosistem Kementerian Pertanian, tempat Pak Sudaryono bertugas sebagai Wakil Menteri," tegas Prasetyo.
Dengan pertimbangan tersebut, pemerintah meyakini Sudaryono memiliki kapasitas untuk mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat tata kelola BGN agar program prioritas Presiden Prabowo dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.**
