BREAKINGNEWS

Menko Polkam Ingatkan Bahaya Informasi Negatif: Jangan Biarkan Hoaks Menguasai Ruang Digital

Menko Polkam Ingatkan Bahaya Informasi Negatif: Jangan Biarkan Hoaks Menguasai Ruang Digital
Menko Polkam Ingatkan Bahaya Informasi Negatif: Jangan Biarkan Hoaks Menguasai Ruang Digital

Jakarta, MI – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di ruang digital. Ia mengingatkan derasnya arus informasi harus diimbangi kemampuan memilah fakta agar masyarakat tidak menjadi sasaran informasi negatif maupun menyesatkan.

Peringatan tersebut disampaikan Djamari saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) RI 2026 di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).

Menurut Djamari, ruang digital tidak boleh dibiarkan menjadi tempat informasi negatif masuk dan memengaruhi masyarakat sebelum kebenarannya dipastikan.

"Intinya, jangan kita beri peluang sekecil apa pun kepada orang-orang yang ingin menyampaikan hal-hal buruk untuk masuk lebih dahulu," kata Djamari, Sabtu (8/8/2026).

Djamari menilai masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Setiap informasi yang muncul di media digital, menurut dia, harus disaring dan diperiksa sebelum dipercaya ataupun diteruskan kepada orang lain.

Ia menegaskan ruang digital harus tetap menjadi ruang yang netral dan tidak dikuasai oleh informasi negatif yang berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat.

Selain persoalan informasi digital, Djamari mendorong LPM mengambil peran lebih besar dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat. LPM diminta tidak sekadar hadir sebagai organisasi, tetapi mampu memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat di tingkat masyarakat.

Djamari bahkan menilai keberadaan LPM akan dipertanyakan jika organisasi tersebut tidak mampu memanfaatkan program pemerintah untuk memperbesar manfaat bagi rakyat.

"Kalau misalnya program pemerintah tidak dimanfaatkan oleh LPM dalam rangka memperbesar hasilnya, rakyat akan bertanya, 'Apa itu LPM?'" ujarnya.

Karena itu, jajaran LPM diminta aktif menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat sekaligus membantu menjalankan berbagai program pemerintah. Peran tersebut dinilai penting untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dari tingkat bawah.

Djamari juga meminta LPM tidak mudah menyerah meski menghadapi keterbatasan. Menurutnya, pembangunan bangsa tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pihak lain.

"Saya juga mengajak LPM, dengan segala keterbatasannya, jangan pernah menyerah. Sesekali kita harus berani melangkah. Negara ini tidak bisa diserahkan kepada orang lain," tegas Djamari.

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya penyebaran konten di media sosial, pesan tersebut menempatkan masyarakat sebagai salah satu benteng utama dalam mencegah informasi palsu dan negatif berkembang tanpa kendali.

Djamari pada kesempatan itu juga menyatakan kondisi stabilitas keamanan nasional saat ini tetap aman dan terkendali.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Menko Polkam Ingatkan Bahaya Informasi Negatif: Jangan Biarkan Hoaks Menguasai Ruang Digital | Monitor Indonesia