BREAKINGNEWS

KDMP di Pati Diprotes Warga karena Dibangun di Tengah Tambak

KDMP di Pati Diprotes Warga karena Dibangun di Tengah Tambak
KDMP Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati (Foto: Repro)

Pati, MI - Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, menjadi sorotan. Pasalnya, bangunan koperasi itu berdiri di tengah kawasan tambak, cukup jauh dari permukiman warga, sehingga memicu pertanyaan soal efektivitas pelayanannya.

Bangunan koperasi itu telah rampung dibangun dan tinggal menunggu peresmian. Lokasinya berjarak sekitar 150 hingga 300 meter dari rumah warga, dengan akses jalan yang sebagian masih berupa tanah.

Sejumlah warga menilai lokasi tersebut kurang strategis untuk menjadi pusat kegiatan ekonomi desa. Mereka khawatir jarak yang cukup jauh membuat masyarakat enggan datang sehingga koperasi tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Sejumlah warga menilai lokasi itu kurang ideal sebagai pusat aktivitas ekonomi desa. Mereka khawatir jarak dan akses yang belum memadai akan membuat masyarakat enggan berkunjung, sehingga keberadaan koperasi berisiko tidak dimanfaatkan secara optimal.

Seorang warga, Didik Mulyono, mengaku sejak awal tidak setuju jika koperasi dibangun di kawasan tambak. Ia mengatakan, fasilitas itu semestinya berada lebih dekat dengan permukiman agar mudah dijangkau dan benar-benar menjadi pusat pelayanan ekonomi warga.

"Lokasinya terlalu jauh dari rumah warga. Di sekelilingnya juga tambak semua. Saya khawatir nanti masyarakat justru malas datang sehingga koperasi kurang dimanfaatkan," jelas Didik.

Didik mengungkapkan, awalnya koperasi direncanakan dibangun di lapangan voli yang berada di tengah desa. Namun, rencana tersebut batal setelah menuai penolakan warga.

Lapangan itu merupakan satu-satunya fasilitas olahraga sekaligus ruang berkumpul masyarakat. Demi mempertahankan fungsi fasilitas umum tersebut, warga meminta lokasi pembangunan dipindahkan.

"Lapangan voli itu satu-satunya tempat olahraga dan hiburan warga. Karena banyak yang keberatan, akhirnya lokasi pembangunan dipindahkan ke kawasan tambak ini," ujarnya.

Di sisi lain, Pemerintah Desa Langgenharjo membantah penentuan lokasi dilakukan secara sepihak. Kepala Desa Langgenharjo Rustamaji menegaskan lokasi koperasi telah disepakati melalui musyawarah desa.

Ia menjelaskan, lahan yang dipilih merupakan aset milik desa sehingga paling memungkinkan dimanfaatkan untuk pembangunan KDMP. Selain itu, kawasan tersebut juga masuk dalam rencana pengembangan sentra ekonomi berbasis wisata.

Rustamaji menyebut, embung yang berada tepat di samping koperasi akan dikembangkan menjadi destinasi wisata desa. Karena itu, keberadaan KDMP diharapkan tak hanya melayani kebutuhan warga, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi di kawasan wisata tersebut.

"Pendirian Koperasi Desa Merah Putih sudah melalui musyawarah desa dan disetujui masyarakat. Lokasinya memang bersebelahan dengan embung yang nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan wisata," tutur Rustamaji.

Pemerintah desa juga berencana memperbaiki akses jalan menuju lokasi koperasi agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

"Jalan menuju lokasi akan segera kami perbaiki sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah," imbuhnya.

Dengan konsep itu, pemerintah desa berharap KDMP Langgenharjo tidak hanya menjadi tempat pelayanan ekonomi bagi warga, tetapi juga mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi baru seiring berkembangnya sektor pariwisata desa.

Topik:

Rolia Pakpahan

Penulis

Video Terbaru

KDMP di Pati Diprotes Warga karena Dibangun di Tengah Tambak | Monitor Indonesia