Kabupaten Malang, MI - Dalam upaya prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah Malang Selatan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang, melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, telah mendapatkan kucuran anggaran sebesar Rp 343,70 miliar untuk pembangunan Jalan Gondanglegi-Balekambang sebagai akses menuju kawasan wisata Malang Selatan.
Seperti yang disampaikan oleh Khairul Isnaidi Kusuma selaku Kepala DPUBM Kabupaten Malang,”bahwa proyek peningkatan infrastruktur tersebut dibiayai melalui pinjaman Islamic Development Bank (IsDB) atas usulan Pemerintah Kabupaten Malang. Untuk pembangunan jalan yang dibagi menjadi dua paket pekerjaan atau lot. Terkait lot A mencakup Gondanglegi sampai Wonokerto sepanjang 16 kilometer, sedangkan Lot B menghubungkan Wonokerto hingga Simpang Balekambang sepanjang 14,48 kilometer,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Khairul juga menjelaskan,”mengenai lot A dianggarkan sebesar Rp 168,70 miliar, sementara lot B mencapai Rp 175 miliar. Adanya proyek tersebut bertujuan memperkuat akses menuju destinasi wisata pantai di Malang Selatan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan wisatawan,” jelasnya.
Menurut Khairul,”nantinya jalan akan diperlebar hingga 13 meter yang terdiri dari badan jalan selebar 11 meter dan drainase di kedua sisi jalan. Adanya pembangunan ini untuk meningkatkan daya tahan jalan dalam jangka panjang, sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan,” urainya.
Khairul Isnaidi Kusuma, menambahkan,”bahwa percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah, terutama pada akses menuju destinasi wisata. Sebab, pembangunan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga memperlancar mobilitas wisatawan serta mendorong perputaran ekonomi warga sekitar, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Khairul menerangkan,” langkah percepatan pembangunan jalan ini juga merupakan tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat dan wisatawan terkait kondisi jalan menuju kawasan tersebut yang sebelumnya mengalami kerusakan di sejumlah titik,” tutupnya. (Rina Sugeng Yuliani)

