Samarinda, MI– Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, mengingatkan seluruh kader untuk menjaga persatuan dan memperkuat soliditas organisasi sebagai modal utama menghadapi dinamika politik nasional menuju 2029.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Kalimantan Timur di Samarinda.
Di hadapan kader Demokrat se-Kalimantan Timur, AHY menegaskan bahwa kekompakan dan kesamaan visi menjadi kunci agar partai mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Kita harus terus menjaga persatuan dan memiliki visi yang sama untuk membawa perubahan yang lebih baik. Itu harus menjadi pegangan seluruh kader Demokrat,” tegas AHY.
Menurutnya, kemajuan bangsa tidak dapat dicapai melalui kerja sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama yang kuat, semangat kebersamaan, serta komitmen menjaga demokrasi yang sehat dan berkeadilan.
AHY menekankan bahwa Demokrat harus hadir sebagai kekuatan politik yang mampu memperjuangkan kepentingan rakyat dengan mengedepankan nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan perlindungan negara.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mendorong percepatan transformasi Partai Demokrat menjadi partai modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Namun, modernisasi itu tidak boleh menghilangkan jati diri dan nilai dasar yang selama ini menjadi fondasi perjuangan partai.
“Demokrat harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman, tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai yang menjadi identitas dan kekuatan partai,” ujarnya.
Selain memperkuat ideologi dan organisasi, AHY menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui kaderisasi yang berkelanjutan. Ia menyebut kualitas kader akan menjadi faktor penentu keberhasilan partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Menurut AHY, memperluas jaringan hingga ke seluruh lapisan masyarakat serta membuka ruang rekrutmen yang berkualitas merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Demokrat di tengah persaingan politik nasional.
“Membangun kekuatan partai berarti memperkuat kaderisasi, memperluas jaringan, dan menyiapkan sumber daya manusia unggul. Human capital bisa menjadi game changer bagi kesuksesan partai,” katanya.
Musda VI Demokrat Kalimantan Timur menjadi momentum konsolidasi internal partai di daerah sekaligus bagian dari persiapan menghadapi agenda politik nasional ke depan. AHY berharap seluruh kader tetap menjaga kekompakan, meningkatkan kerja nyata di tengah masyarakat, serta menjadikan Demokrat sebagai bagian dari solusi bagi berbagai persoalan bangsa.
Dengan pesan persatuan, kaderisasi, dan modernisasi partai, AHY menegaskan Demokrat ingin tampil sebagai kekuatan politik yang solid, adaptif, dan siap menghadapi tantangan menuju Pemilu 2029.**

