Simeulue, MI– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Simeulue, Aceh, mengalami kendala serius. Sebanyak enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan operasional sementara sejak 8 Juni 2026 akibat anggaran operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat belum dicairkan.
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Simeulue, Elysa Wulandari, mengatakan penghentian layanan dilakukan karena dana yang dibutuhkan untuk menjalankan program belum masuk ke rekening operasional masing-masing SPPG.
“Enam SPPG di Simeulue saat ini berhenti beroperasi sementara karena anggaran operasional belum dicairkan,” ujar Elysa.
Enam unit SPPG yang terdampak meliputi SPPG Simeulue Timur Lugu, Simeulue Timur Ameria Bahagia, Simeulue Timur Suka Jaya, Simeulue Cut Latak Aya, Teupah Selatan Labuhan Bakti, dan Simeulue Barat Layabaung.
Akibat kondisi tersebut, distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat di wilayah tersebut untuk sementara tidak dapat dilakukan. Namun, BGN memastikan penghentian ini hanya bersifat sementara dan bukan penghentian permanen program.
Menurut Elysa, seluruh SPPG yang terdampak akan kembali beroperasi setelah dana operasional dari BGN Pusat ditransfer ke akun virtual masing-masing satuan pelayanan.
“Begitu anggaran masuk, kegiatan akan kembali berjalan normal seperti biasa,” katanya.
Kendala pencairan dana ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah kepulauan terluar seperti Simeulue.
Kabupaten yang berada di Samudra Hindia tersebut memiliki kondisi geografis yang menuntut kelancaran dukungan logistik dan pendanaan agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.
Pemerintah daerah bersama BGN kini menunggu penyelesaian proses transfer anggaran dari pusat agar program yang menjadi salah satu prioritas nasional tersebut dapat kembali melayani masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok penerima manfaat di Kabupaten Simeulue.
Dengan jumlah penduduk sekitar 96 ribu jiwa yang tersebar di 10 kecamatan dan 138 desa, keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis dinilai penting untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat di daerah kepulauan tersebut.**

