BREAKINGNEWS

Veda Ega Bangkit dari Posisi ke-13, Finis Kedelapan, Uriarte Rebut Kemenangan Dramatis

Veda Ega Bangkit dari Posisi ke-13, Finis Kedelapan, Uriarte Rebut Kemenangan Dramatis
Veda Ega Bangkit dari Posisi ke-13, Finis Kedelapan, Uriarte Rebut Kemenangan Dramatis

Sachsenring, MI– Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali menunjukkan daya juangnya pada seri Moto3 Jerman 2026. Meski memulai balapan dari posisi ke-13, pembalap Honda Team Asia itu mampu menembus finis di peringkat kedelapan dalam balapan yang dimenangkan Brian Uriarte di Sirkuit Sachsenring, Minggu (12/7/2026).

Balapan berlangsung sengit sejak lampu start padam. Brian Uriarte langsung mempertahankan posisi terdepan, sementara Veda sempat naik ke urutan ke-11 sebelum kembali tercecer ke posisi ke-14 akibat ketatnya persaingan di kelompok tengah.

Memasuki lap ketujuh, Veda mulai menemukan ritmenya dan kembali merangsek ke posisi ke-11. Insiden kecelakaan yang melibatkan Adrian Cruces dan Joel Esteban di tikungan ketujuh pada lap kedelapan turut mengubah jalannya balapan, membuat pembalap asal Indonesia itu naik hingga posisi ketujuh.

Namun persaingan yang semakin ketat membuat Veda kembali kehilangan beberapa posisi. Ia sempat turun ke urutan kesembilan sebelum naik lagi ke posisi kedelapan setelah Alvaro Carpe melebar dari lintasan.

Di barisan depan, duel memperebutkan kemenangan berlangsung panas. Brian Uriarte dan Maximo Quiles silih berganti memimpin balapan sejak pertengahan lomba. Quiles sempat mengambil alih posisi pertama ketika balapan menyisakan empat lap, tetapi Uriarte berhasil melakukan serangan balik pada putaran terakhir.

Manuver penentu itu mengantarkan Brian Uriarte meraih kemenangan di Moto3 Jerman 2026 setelah mengalahkan Quiles dalam duel hingga tikungan terakhir.

Sementara itu, Veda Ega yang sempat melorot hingga posisi ke-12 tidak menyerah. Pembalap Indonesia tersebut tampil agresif pada lap-lap penutup dan berhasil merebut kembali beberapa posisi untuk mengakhiri balapan di peringkat kedelapan.

Hasil tersebut menjadi tambahan poin penting bagi Veda Ega sekaligus menunjukkan konsistensinya bersaing di papan tengah Moto3 musim 2026. Meski belum mampu menembus podium, performa pembalap muda Indonesia itu kembali memperlihatkan daya saingnya di tengah ketatnya persaingan kelas ringan Kejuaraan Dunia MotoGP.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Veda Ega Bangkit dari Posisi ke-13, Finis Kedelapan, Uriarte Rebut Kemenangan Dramatis | Monitor Indonesia