Jakarta, MI— Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2045. Namun, target ambisius tersebut hanya bisa tercapai jika seluruh elemen bangsa mampu bekerja cerdas, disiplin, dan menjaga kepentingan nasional.
Berbicara dalam Musyawarah Nasional HIPMI XVIII di Lampung, Rabu (10/6/2026), Prabowo mengatakan proyeksi tersebut bukan sekadar optimisme, melainkan berdasarkan perhitungan dan data yang telah dimiliki pemerintah.
"Kalau kita pandai dan kita cerdas, 2045 kita ekonomi keempat terbesar di dunia saudara-saudara," kata Prabowo.
Menurutnya, pada 2045 peta ekonomi dunia akan menempatkan China di posisi pertama, Amerika Serikat di posisi kedua, India di posisi ketiga, dan Indonesia berpeluang menempati posisi keempat.
Di hadapan para pengusaha muda, Prabowo menegaskan masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang saat ini sedang membangun karier dan usaha. Karena itu, ia meminta seluruh anak bangsa bekerja keras untuk memastikan cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.
Prabowo bahkan menyebut dirinya akan terus memantau perjalanan bangsa menuju target tersebut.
"Pada saat itu kalian berada di puncak karier. Saya nanti di Hambalang monitor kalian di bawah," ujarnya disambut tawa peserta.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan pesan keras agar tidak ada pihak yang berkhianat terhadap kepentingan bangsa dan negara.
Dengan nada bercanda namun penuh makna, ia mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk tetap setia kepada Merah Putih dan menjaga cita-cita besar Indonesia.
"Kalau kalian kurang ajar, malam-malam aku turun nyari kau. Jangan main-main. Kau melanggar, berkhianat kepada Merah Putih, aku turun aku cari kau," ujar Prabowo.**

