BREAKINGNEWS

PKB Tak Punya Legitimasi Menggurui Posisi Politik PDI Perjuangan

PKB Tak Punya Legitimasi Menggurui Posisi Politik PDI Perjuangan
Kampanye PDI Perjuangan

Jakarta, MI– Perdebatan mengenai posisi politik PDI Perjuangan kembali memanas setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta partai berlambang banteng itu bersikap tegas antara menjadi oposisi atau bergabung dengan pemerintah. Namun, kritik tersebut justru mendapat respons keras dari pengamat politik.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai PKB tidak memiliki posisi yang cukup kuat untuk mengkritik sikap politik PDIP. 

Menurutnya, baik PKB maupun PDIP sama-sama berada di kubu yang kalah dalam Pilpres 2024 sehingga tidak tepat jika PKB seolah menjadi pihak yang menentukan arah politik partai lain.

"Kalau ada yang berhak mempertanyakan posisi PDIP, itu justru Gerindra sebagai partai pemenang pemilu dan pengusung Presiden Prabowo Subianto. PKB tidak memiliki legitimasi politik untuk menggurui PDIP soal sikap oposisi atau koalisi," tegas Adi.

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah elite PKB menyoroti sikap PDIP yang dinilai belum menunjukkan posisi politik yang jelas terhadap pemerintahan Prabowo. PDIP disebut berada di wilayah abu-abu karena kerap melontarkan kritik terhadap pemerintah, namun di sisi lain tetap menjaga hubungan baik dengan Presiden Prabowo.

Adi menilai kritik PKB tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik terbaru, terutama setelah muncul tudingan bahwa kader atau politisi PDIP terlibat dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di Jakarta beberapa waktu lalu. Menurutnya, pernyataan PKB lebih merupakan respons terhadap isu tersebut dibanding murni soal konsistensi politik.

"PKB tampaknya ingin menekan PDIP agar menentukan sikap secara terbuka, apakah benar-benar menjadi oposisi atau memilih mendukung pemerintah," ujarnya.

Meski demikian, hingga kini PDIP tetap menegaskan tidak terlibat dalam gerakan demonstrasi yang berkembang belakangan. Partai tersebut juga berulang kali menyatakan masih menjalin komunikasi dan hubungan politik yang baik dengan Presiden Prabowo Subianto.

Polemik ini memperlihatkan semakin menghangatnya persaingan narasi di antara partai-partai politik pasca Pilpres. Di tengah konfigurasi politik yang terus berubah, posisi PDIP sebagai partai besar di luar pemerintahan masih menjadi perhatian banyak pihak dan memunculkan beragam tafsir mengenai arah politik yang akan diambil ke depan.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

PKB Tak Punya Legitimasi Menggurui Posisi Politik PDI Perjua | Monitor Indonesia