Jakarta, MI– Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihak-pihak di balik aksi demonstrasi belakangan ini memicu respons dari Partai NasDem.
Partai besutan Surya Paloh itu menilai kepala negara kemungkinan telah mengantongi informasi lengkap mengenai aktor yang mendanai berbagai kegaduhan politik dan sosial yang muncul dalam beberapa waktu terakhir.
Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, mengatakan pernyataan Presiden bukanlah sesuatu yang disampaikan tanpa dasar.
Menurutnya, ucapan tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah telah mengetahui siapa pihak yang menjadi "bohir" atau penyandang dana di balik sejumlah aksi yang menimbulkan gejolak.
"Kalau Presiden sudah bicara seperti itu, artinya Presiden sesungguhnya sudah tahu siapa bohir dari semua kegaduhan selama beliau menjabat sebagai Presiden," kata Irma, Jumat (26/6/2026).
Irma menegaskan, di tengah situasi ekonomi dan politik global yang penuh ketidakpastian, seluruh elemen bangsa seharusnya mengedepankan kepentingan nasional dibanding kepentingan politik jangka pendek.
Menurutnya, stabilitas menjadi syarat utama agar pemerintah dapat bekerja optimal dalam menjaga ekonomi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.
"Para negarawan, partai politik, politisi maupun akademisi seharusnya saling bahu-membahu menjaga ketertiban umum agar pemerintah dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik," ujarnya.
Legislator NasDem itu juga mengingatkan bahwa suasana politik yang gaduh berpotensi mengganggu iklim investasi. Jika kondisi keamanan dan stabilitas terganggu, investor dapat menunda bahkan membatalkan rencana investasi yang pada akhirnya berdampak pada penciptaan lapangan kerja.
"Tinggalkan dulu kepentingan politik praktis agar suasana tetap kondusif. Dengan demikian investor asing yang ada tidak lari dan yang ingin masuk terjamin keamanan berusahanya. Dengan begitu lapangan kerja bisa tercipta," tegas Irma.
Sebelumnya, Presiden Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui pihak-pihak yang berada di balik sejumlah aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah.
Pernyataan tersebut kemudian memunculkan beragam respons dari kalangan politik, termasuk dukungan agar dugaan adanya pihak yang membiayai aksi-aksi tertentu dapat diungkap secara transparan.**
