Lima Orang Tewas Kecelakaan Pesawat Japan Airlanes 516, Begini Kronologinya

Adelio Pratama
Adelio Pratama
Diperbarui 2 Januari 2024 20:07 WIB
Kondisi terkini kedua pesawat yang bertabrakan dan terbakar di landasan pacu (Gambar: 日テレNEWS)
Kondisi terkini kedua pesawat yang bertabrakan dan terbakar di landasan pacu (Gambar: 日テレNEWS)

Hanapeda, MI - Japan Airlines Penerbangan 516 terbakar di Bandara Haneda pada Selasa 2 Januari 2024 pukul 17.50 waktu setempat.  Menurut laporan Penjaga Pantai Jepang, kedua pesawat bertabrakan ketika berada di landasan pacu.

Ketika itu Pesawat Japan Coast Guard sedang dalam perjalanan untuk memberikan bantuan pasca gempa Semenanjung Noto. Kedua pesawat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut terbakar dengan hebat akibat dari tabrakan tersebut.

Dari enam orang di dalam Pesawat Japan Coast Guard, lima tewas di tempat kejadian, sementara sang kapten mengalami luka tetapi dikatakan sadar.

Pesawat Japan Airlines membawa 12 awak dan 367 penumpang, termasuk delapan bayi. Beruntung, seluruh 379 orang berhasil dievakuasi dengan selamat menggunakan seluncur dan cara lainnya.

Meskipun 17 di antaranya mengalami luka, pihak berwenang sedang menyelidiki apakah ada korban luka lainnya.Dalam keadaan darurat, Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo dan tim penyelamat berhasil menyelamatkan sebagian besar korban.

Akibat kecelakaan ini, sebagian besar penerbangan domestik di Bandara Haneda dibatalkan hari ini. Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Saito mengungkapkan bahwa penyebab tabrakan belum diketahui.

Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.Upaya pemadaman kebakaran terus dilakukan pada pesawat Japan Airlines, sementara pesawat Japan Coast Guard hampir berhasil dipadamkan pada pukul 20.30.

Adapun kecelakaan ini telah mengejutkan masyarakat dan menimbulkan keprihatinan terhadap keamanan penerbangan. Pihak berwenang diharapkan segera memberikan informasi lebih lanjut seiring berjalannya penyelidikan.

 

Berita Terkait