Masalah Fuel Pump, Toyota Tarik Kembali 570 Ribu Kendaraan

Rendy Bimantara
Rendy Bimantara
Diperbarui 6 Desember 2023 00:11 WIB
Ilustrasi Pabrikan Toyota (Foto: Reuters)
Ilustrasi Pabrikan Toyota (Foto: Reuters)

Jakarta, MI - Produsen mobil Toyota mengumumkan recall atau penarikan kembali 570 ribu mobil untuk pasar China. Penarikan kembali dilakukan karena komponen pompa bahan bakar mengalami masalah.

Pada tanggal 1 Desember, dilaporkan bahwa Toyota China dan dua perusahaan patungan Toyota di Tiongkok, FAW Toyota dan GAC Toyota, akan menarik kembali sekitar 570.000 kendaraan yang diproduksi dari tahun 2018 hingga 2023, menurut Carenewschina.

Masalah fuel pump itu disebabkan ketahanan tekanan yang tidak memadai pada bagian internal pompa bahan bakar bertekanan tinggi, dan keausan dapat terjadi di dalam pompa bahan bakar, yang mengakibatkan retakan pada bagian pengelasan pompa bahan bakar karena konsentrasi tegangan.

Dalam kasus ekstrim, bahan bakar bisa bocor dari celah tersebut. Jika bersentuhan dengan sumber api eksternal, terdapat risiko kebakaran. Pada saat yang sama, bahan bakar bocor dan menguap sehingga menyebabkan bahaya emisi yang tidak wajar.

Pada 2020 lalu, Toyota sudah melakukan kampanye recall terkait fuel pump secara besar-besaran. Toyota Motor Corporation (TMC) mengumumkan, secara global recall mobil akibat fuel pump mencapai 5,84 juta unit mobil.

Sebanyak 5,84 juta mobil Toyota yang di-recall itu juga termasuk mobil Toyota yang dijual di Indonesia. Di Indonesia, mobil Toyota yang di-recall karena fuel pump ada sebanyak 36.841 unit. Mobil-mobil Toyota yang terkena dampak recall fuel pump di Indonesia adalah Alphard produksi 2017-2018, Corolla produksi 2018, FJ Cruiser produksi 2013-2014, serta Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux produksi 2017-2019.

Sebelumnya, PT Toyota-Astra Motor (TAM) pernah me-recall atau melakukan penarikan kembali produk yang sudah ada di tangan konsumen untuk pemilik kendaraan Veloz, Avanza, dan Raize dengan tahun produksi Desember 2022 hingga Januari 2023 yang jumlahnya ribuan unit. Tujuannya untuk mengecek dan atau mengganti ECU Airbag di Dealer resmi Toyota.

Aktivitas recall pada Veloz, Avanza, dan Raize dengan tahun produksi Desember 2022-Januari 2023 ini dilakukan karena adanya malfungsi pada salah satu kapasitor ECU Airbag, yang menyebabkan adanya potensi Airbag tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya.

Secara keseluruhan, proses pengecekan hingga pengerjaan ini berlangsung sekitar 1 jam. Untuk prosesnya, pelanggan disarankan melakukan booking service terlebih dahulu, agar dealer dapat mempersiapkan stall, teknisi, dan part yang akan diganti. Dan seluruh proses pemeriksaan dan penggantian tidak dipungut biaya sama sekali. (Ran)