Pemilu RI di Los Angeles Sepi, Ini Alasannya

Aldiano Rifki
Aldiano Rifki
Diperbarui 12 Februari 2024 19:01 WIB
Pemilu RI di Los Angeles Sepi, Ini Alasannya
Para pemilih tampak antre di ketiga tempat pemungutan suara (TPS) di Los Angeles, Sabtu, 10 Februari 2024 (Foto: MI/Repro Voa)

Los Angeles, MI - Di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS) sedianya ada 1.200 pemilih yang mencoblos di tiga tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) pada Sabtu (10/2). 

Akan tetapi, hingga ketiga TPSLN ditutup pukul 19.00 waktu setempat, hanya separuh yang datang untuk menggunakan hak pilih mereka.

“Kalau dilihat dari (ketiga) TPS, itu sekitar 200, 200, 200-an… Ya, ada sekitar 600-an (pemilih), jadi sekitar 50 persen dari total angka kami, pemilih yang terdaftar di TPS,” ungkap Rosdiana Susanto, Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Los Angeles, usai mengawal penyimpanan kotak-kotak surat suara tercoblos setelah kembali disegel di gedung Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Los Angeles (LA).

Secara total, terdapat 15.717 pemilih yang masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Los Angeles, paling banyak dibandingkan lima kota lain yang menyelenggarakan pemilu di Amerika Serikat. Dari jumlah tersebut, 92,3 persennya memilih metode pos, yang surat suaranya masih akan diterima hingga 14 Februari. 

Meskipun hingga Sabtu baru sekitar 30 persen pemilih pos yang sudah mengirimkan kembali surat suara mereka kepada panitia.

“Memang ada kendala dengan beberapa alamat yang mungkin sudah pindah, dan mereka tidak melaporkan ke kami, makanya yang return to sender itu lumayan banyak,” kata Rosdiana. 

Diketahui, bahwa terdapat 15 TPSLN di seluruh Amerika Serikat dengan total 22.822 pemilih, setara 0,01 persen dari jumlah keseluruhan pemilih pada pemilu kali ini.

Penghitungan suara di Los Angeles, seperti di lima kota lainnya di AS – San Francisco, Houston, Chicago, New York dan Washington – rencananya akan dilakukan pada 14 Februari untuk surat suara yang dicoblos di TPSLN, dan pada 15 Februari untuk surat suara yang dikirim melalui pos.

Berita Terkait
Galeri Foto
opini
Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan, Makzulkan Jokowi
Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan, Makzulkan Jokowi
Breaking News: Server Sirekap KPU Sudah (Diam-diam) Dipindah ke Indonesia
Breaking News: Server Sirekap KPU Sudah (Diam-diam) Dipindah ke Indonesia
Kesenjangan Quick Count Pileg dan Pilpres 2024: Pengkondisian Kecurangan?
Kesenjangan Quick Count Pileg dan Pilpres 2024: Pengkondisian Kecurangan?