Manfaat Bermain Piano, Salah Satunya Bisa Mencerdaskan Otak

Nuramin Rizky
Nuramin Rizky
Diperbarui 11 Februari 2024 10:12 WIB
Manfaat Bermain Piano, Salah Satunya Bisa Mencerdaskan Otak
Alat musik Jenis Piano atau Keyboard. (Foto: MI/Nuramin)

Jakarta, MI - Bermain alat musik ternyata bukan hanya sekedar menjalankan hobi, namun juga mampu memberikan manfaat, salah satunya saat memainkan alat musik piano. Kebanyakan orang bermain piano karena sangat menyenangkan. Namun memainkan alat musik lebih dari sekedar hobi yang menyenangkan. Saat Anda berlatih atau sekadar memainkan lagu di piano, otak Anda bekerja dengan kecepatan penuh. Banyak area otak Anda diaktifkan yang juga memiliki efek positif jangka panjang dan meningkatkan beberapa keterampilan penting.

Terlepas dari itu pun, belajar piano adalah suatu hal yang bermanfaat. Bagi anak-anak hingga usia remaja di sarankan untuk mulai mempelajari piano sedini mungkin. Apa saja manfaat bermain piano yang dapat anda rasakan, berikut ini beberapa ulasan-nya.

Berprestasi di Bidang Akademis

Belajar piano bagi anak yang masih duduk di bangku sekolah akan turut mempengaruhi prestasi akademis di sekolahnya. Bagaimana bisa? Menurut Dr. Frances Rausche, bermain piano dapat meningkatkan perkembangan otak secara signifikan dan membantu proses pembelajaran yang lain, termasuk di bidang akademis. Dengan begitu tidak hanya kemampuan non akademis yang berprestasi, namun di bidang mata pelajaran sekalipun akan mendapatkan peringkat di kelasnya.

Bagi yang masih duduk di bangku sekolahan, mulailah untuk mempelajari alat musik ini. Sedangkan bagi para orang tua, sebaiknya sudah mulai membiasakan anaknya untuk belajar alat musik. Salah satunya bermain alat musik piano ini,  yang sangat mengasah otak.

Meningkatkan Kecerdasan Otak

Sudah banyak yang tahu bahwa musik sangat mempengaruhi kecerdasan seseorang, seperti manfaat mendengarkan musik klasik bagi perkembangan bayi. Begitu juga dengan piano, Dr. Gordon Show mengatakan bahwa belajar piano menstimulas sel-sel otak berkembang sehingga meningkatkan kecerdasan atau intelligence seseorang. Banyak orang tua yang mulai membiasakan anaknya belajar piano, karena jika sedari kecil sudah di ajarakan alat music ini maka akan melatih daya otaknya semakin berkembang lebih cepat. Hal ini mengingat pertumbuhan sel-sel otak pada usia anak-anak berlangsung cepat.

Meningkatkan Daya Imajinatif

Penelitian di Amerika Serikat tepatnya di Rhole island dilakukan terhadap anak-anak sekolah musik, dalam hasil penelitiannya yang di beri judul “Learning improved by arts training” tersebut mengungkapkan, bahwa anak-anak yang belajar bermain alat musik piano memiliki kepekaan dan kemampuan imajinasi lebih tinggi daripada anak-anak yang tidak mempelajarinya.

Memberikan Ketenangan Jiwa

Salah satu esensi dari lahirnya alat musik adalah untuk pemenuhan kebutuhan aktualisasi dan rasa aman dalam diri. Dimana dengan mendengarkan musik, kita akan merasakan ketenangan jiwa. Sama halnya seperti manfaat bermain gitar, nada-nada yang dihasilkan oleh piano ini akan menimbulkan kesan nyaman dan tenang bagi pendengarnya. Apalagi jika dimainkan dengan mencurahkan pendalaman perasaan, pada lagu yang dimainkan.


Bermain piano meningkatkan kemampuan matematika Anda

Not dan ritme, serta teori musik , didasarkan pada matematika. Membaca musik dan menghitung ritme membutuhkan keterampilan matematika. Penelitian telah menunjukkan bahwa siswa yang memainkan alat musik biasanya mempunyai nilai lebih baik dalam ujian matematika dibandingkan siswa yang tidak. Namun, bermain piano jauh lebih menyenangkan dan menghibur daripada mengerjakan kuis matematika.

Melatih Daya Konsentrasi

Saat belajar piano, sebagai keterampilan dasar harus mampu membaca not-not balok. Saat memainkan piano, dituntut untuk berkonsentrasi membaca not-not tersebut. Kemudian koordinasi dengan gerakan lengan, tangan, hingga jemari-jemari kita untuk menekan tuts-tuts sehingga menghasilkan nada yang indah.

Dalam memainkan piano, semua jari kita turut berperan dalam memainkan alat musik ini. Hal inilah yang membuat alat music piano lebih sulit dibanding alat music yang lainnya, seperti halnya manfaat bermain catur yang dapat mengasah fungsi otak.

Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Manfaat belajar piano mampu mengubah orang-orang pemalu, menjadi percaya diri. Kenapa? Karena memiliki keahlian piano adalah sesuatu yang membanggakan, dimana tidak semua orang bisa melakukannya. Disaat orang lain tidak memiliki kemampuan memainkan piano, maka perasaan bangga dan rasa percaya diri akan timbul dalam diri dengan sendirinya.

Melatih Disiplin Waktu

Manfaat bermain piano dapat melatih kita disiplin terhadap waktu. Hal ini diklain dalam penelitian yang dilakukan di Amerika serikat menemukan fakta bahwa adanya kondisi rata-rata pada bagian otak yang berkaitan dengan kemampuan konsep, bahasa dan manajemen waktunya. Penelitian yang dilakukan kepada 48 partisipan yang berusia 19 sampai 21 tahun berjenis laki-laki dan perempuan.


Menunjang Karir di Masa Depan

Pendidikan yang tinggi memang menjanjikan dalam mencari pekerjaan seperti manfaat kuliah, namun keahlian bermain piano cukup baik untuk prospek karir di masa depan. Modal kemampuan yang di miliki dapat dikembangkan untuk mendapatkan penghasilan.

Karir yang bisa ditempuh juga sangat beragam, mulai dari membuka sekolah musik sendiri, menjadi mentor, memiliki band untuk terjun di industri musik atau tergabung dalam kelompok orchestra. Tentu saja hal ini memiliki prospek yang sangat menguntungkan bagi masa depan.

Nah jadi itulah sediki penjelasan tentang beberapa manfaatnya belajar atau bermain piano, pasti bermanfaat bagi otak Anda. Jadi, terlepas dari aspek kesenangannya, ada banyak alasan lain yang lebih "reputasi" untuk memulai. (AM)

Berita Terkait
Galeri Foto
opini
Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan, Makzulkan Jokowi
Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan, Makzulkan Jokowi
Breaking News: Server Sirekap KPU Sudah (Diam-diam) Dipindah ke Indonesia
Breaking News: Server Sirekap KPU Sudah (Diam-diam) Dipindah ke Indonesia
Kesenjangan Quick Count Pileg dan Pilpres 2024: Pengkondisian Kecurangan?
Kesenjangan Quick Count Pileg dan Pilpres 2024: Pengkondisian Kecurangan?