Jamintel dan PT Geo Dipa Energi Jalin Kerjasama Pengamanan Pembangunan Strategis PTL Energi Terbarukan

Aldiano Rifki
Aldiano Rifki
Diperbarui 7 Maret 2024 18:59 WIB
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung, Reda Mathovani (Foto: MI/Dok Kejagung)
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung, Reda Mathovani (Foto: MI/Dok Kejagung)

Jakarta, MI - Jaksa Agung Muda (JAM) Bidang Intelijen telah melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan PT Geo Dipa Energi (Persero), dalam rangka mendukung proses pembangunan pembangkit tenaga listrik yang menggunakan energi terbarukan. Kegiatan itu digelar di Aula lantai 22 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (6/3/2024) kemarin.

Jamintel Prof. Dr. Reda Manthovani dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini mempunyai makna penting dan strategis karena menandatangani Perjanjian Kerja sama Pengamanan Pembangunan Strategi (PPS). 

Kegiatan ini juga dilakukan untuk mewujudkan salah satu visi misi Presiden Tahun 2019-2024 yakni mempercepat dan melanjutkan pembangunan infrastruktur.

“Kejaksaan RI mendukung penuh keberhasilan pembangunan nasional baik di dalam maupun di luar negeri, yang salah satunya melalui kegiatan PPS terhadap Program Ketenagalistrikan," kata Reda dalam keterangannya disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedan, Kamis (7/3/2024).

"Kegiatan PPS ini dilakukan guna mengantisipasi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) dalam penyelenggaraan kegiatan penyediaan energi Panas Bumi Nasional".

Sebagai upaya preventif dalam rangka mengamankan keberhasilan proyek, JAM Intelijen menjabarkan bentuk dukungan PPS dilakukan mulai dari pengkajian, sosialisasi perundang-undangan, pemetaan analisa masalah, termasuk aspek peraturan perundang-undangan, perizinan, potensi konflik sosial, penyediaan lahan, ketertiban dan ketentraman umum hingga melakukan koordinasi serta evaluasi yang berkenaan dengan kesadaran hukum masyarakat.

Untuk diketahui, PT Geo Dipa Energi (Persero) adalah salah satu BUMN Special Mission Vehicle di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk pengembangan energi listrik sektor energi baru terbarukan, yang memanfaatkan tenaga panas bumi. 

Sejak tahun 2020, PT Geo Dipa Energi mengemban tugas melakukan pembangunan Proyek PTLP Dieng Unit 2 (1x55 MW) yang merupakan program pemerintah di bidang ketenagalistrikan yang dilakukan percepatan pembangunannya menggunakan energi terbarukan. 

Proyek pembangunan pembangkit ini pun merupakan Proyek Strategis Nasional.

“Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini turut mewujudkan peran serta Kejaksaan RI dalam mendukung keberhasilan percepatan pembangunan dan infrastruktur program ketenagalistrikan, khususnya yang berhubungan dengan pengusahaan sumber daya alam panas bumi untuk pembangkit listrik,” pungkanya.

Adapun acara itu turut dihadiri oleh Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Yudistian Yudis, Direktur Pengembangan dan Eksplorasi PT Geo Dipa Energi (Persero) Ilen Kardani, Direktur Keuangan, Risiko Manajemen PT Geo Dipa Energi (Persero) Hanif Osman dan Direktur PPS pada JAM Intel, Katarina Endang Sarwestri.