Presiden Jokowi Minta Tunggakan Penanganan Covid-19 di RS Segera Dilunaskan

Syamsul
Syamsul
Diperbarui 21 Februari 2022 20:27 WIB
Monitorindonesia.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya segera melunasi tagihan rumah sakit yang berkaitan dengan penanganan Covid-19. Diketahui, total tunggakan yang belum dibayar pemerintah sebesar Rp25,1 triliun. Demikian kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat dengan Presiden Jokowi, Senin (21/2/2022). "Bapak Presiden meminta agar tagihan rumah sakit untuk diselesaikan oleh Menteri Keuangan," ujarnya. Ketua Umum Partai Golongan Karya (Karya) memastikan masalah tunggakan klaim pembiayaan pasien Covid-19 akan segera diselesaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani secara bertahap. Presdien juga meminta agar Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dipersiapkan. "Ini (tagihan rumah sakit) akan diselesaikan Menteri Keuangan secara bertahap, termasuk memeprsiapkan DIPA-nya," ucapnya. Di sisi lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut pemerintah sudah membayar tagihan rumah sakit untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp62,68 triliun. Menurut dia, angka ini lebih besar dari revenue industri rumah sakit di Indonesia. Budi mengakui masih ada sekitar Rp25 triliun tagihan rumah sakit tahun 2021 yang belum terbayar. Jumlah ini sebagian sudah selesai kliring dari BPJS dan saat ini sedang dalam tahap proses ke BPKP. "Dan akan kita mintakan persetujuan Kemenkeu, kita sudah kerja sama dengan Kemenkeu, yang 25 triliun akan dibayarkan," pungkasnya. (Aswan)